Breaking News:

Babak Baru Cawagub DKI

Ngotot Minta Pemilihan Wagub DKI Ditunda, PKS: Dulu Dihambat, Sekarang Digesa

Desakan untuk menunda prosesi pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno pun mulai bermunculan.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, saat diwawancara Wartawan, di kantor DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Paripurna pemilihan Wagub DKI bakal digelar pada 23 Maret 2020 mendatang ditengah wabah virus corona (Covid-19) yang kian memgkhawatirkan.

Desakan untuk menunda prosesi pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno pun mulai bermunculan.

PKS menjadi pihak yang paling ngotot meminta paripurna pemilihan Wagub DKI ini ditunda.

Ketua Dewan Syariah PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi bahkan menyinggung pemilihan Wagub yang kerap ditunda, namun saat ini malah minta dipercepat.

"Duku dihambat-hambat, sekarang digesa hingga tidak peduli dengan keselamatan jiwa," ucapnya, Kamis (19/3/2020).

Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI ini menilai, panitia pemilihan (Panlih) Wayub DKI masih memiliki waktu panjang untuk menggelar paripurna pemilihan Wagub mendamping Gubernur Anies Baswedan itu.

"Masih ada waktu, kesempatan masih lapang, kenapa dipaksakan dan kebelet," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Ada apa ini? Harus konsistenlah," sambungnya.

Menurutnya, keselamatan jiwa harus diutamakan dibandingkan menggelar pemilihan Wagub DKI ditengah kekhawatirkan akan menyebaran virus asal Wuhan, Tiongkok ini.

Pemerintah sendiri telah mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk tetap dirumah dan menghindari keramaian.

Sedangkan, bila paripurna pemilihan Wagub tetap berjalan sesuai rencana, maka 106 anggota parlemen Kebon Sirih itu bakal dikumpulkan di satu ruangan untuk melakukan proses pemilihan.

"Direncanakan (paripurna permilihan Wagub) tanggal 23 Maret, tapi korban wabah corona di Jakarta semakin bertambah. Bahkan, di DPRD sudah ada yang jadi suspect," kata Suhaimi.

"Keselamatan jiwa harus diutamakan dari segara kegiatan di dewan, termasuk pemilihan Wagub," sambungnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved