2 Bocah SMP Begal Motor, Mengaku Polisi dan Tendang Motor Korban, Tapi Gelagapan Saat Diinterogasi

Aksi seorang remaja berinisial RMI (16) saat melakukan begal digagalkan anggota kepolisian.

Istimewa/Dokumentasi Polsek Tandes
Tersangka begal M RMI saat di Mapolsek Tandes Surabaya 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA - Aksi seorang remaja berinisial RMI (16) saat melakukan begal digagalkan anggota kepolisian.

Warga Surabaya dan temannya berinisial AS ini ternyata masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku mencarkan aksu begal di wilayah Tandes, Surabaya.

Dengan modal nekat, keduanya merampas motor Satria bernopol L 5271 SA yang dikendarai dua bocah SMP, Minggu (15/3/2020) dini hari.

Kejadian bermula ketika kedua pelaku berusaha mengikuti korban saat berada di Jalan HR Muhammad Surabaya.

Pemantauan pun berakhir di Jalan Gadelsari Surabaya.

Tak ada yang menyangka jika dua begal sadis ini berani menendang motor yang dikendarai korban.

Korban yang ketakutan langsung menggeber gas motornya dengan kencang namun berhasil dihentikan tersangka.

"Kedua tersangka ini mengaku sebagai anggota polisi kepada korban. Saat kejadian, warga kemudian berkerumun," kata Kapolsek Tandes, AKP Ricky Tri Darma, Jumat (20/3/2020).

Karena dikerumuni warga, keduanya yang sudah terlanjur mengaku polisi menitipkan salah satu korban ke balai RW, sedang satu korban lagi dibawa oleh tersangka menggunakan dua motor.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved