Rumah Sakit Darurat Corona

Mayoritas PDP, 144 Pasien Rawat Inap di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran per Rabu (25/3/2020)

Sampai hari ini, jumlah pasien yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Corona (Covid-19) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mencapai 144 orang.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Ruangan atau tempat isolasi pasien corona, di lantai 1, tower 7, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Sampai hari ini, jumlah pasien yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat Corona (Covid-19) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mencapai 144 orang.

"Sampai pagi tadi, ada 144 jumlah pasien rawat inap, dengan rincian 86 pria dan 58 wanita," kata Wakil Kepala Puskesad, Brigadir Jenderal Agung H, saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2020).

Agung mengatakan, dari 144 pasien tersebut didominasi yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dengan 94 orang, kemudian berstatus orang dalam pengawasan (ODP) ada 41 orang dan 9 orang positif corona.

"Jadi yang positif Covid-19 ada sembilan, ODP 41 orang dan PDP 94 orang," kata Agung.

Agus menjelaskan, ke-144 pasien itu dirawat di empat lantai yang ada di Wisma Atlet Kemayoran, yakni di lantai empat, lima, enam dan lantai tujuh.

Untuk di lantai empat, ada 32 pasien yang dirawat terdiri dari 31 pria dan satu wanita dengan rincian 5 positif corona, 24 PDP dan 3 ODP.

Kemudian untuk di lantai lima, ada 39 pasien terdiri dari enam pria dan 33 wanita dengan rincian satu positif corona, dua PDP dan 36 ODP.

Untuk di lantai enam ada 42 pasien terdiri dari 28 pria dan 14 wanita dengan rincian satu positif corona, 39 PDP dan dua berstatus ODP.

Sedangkan di lantai tujuh ada 31 pasien terdiri dari 21 pria dan 10 wanita dengan rincian dua pasien positif corona dan 29 PDP.

Dokter Spesialis hingga Ratusan Tenaga Medis Siaga di RS Darurat Corona

Kasdam Jaya/Jayakata selaku Wakogasgab 4 Brigjen TNI M. Soleh Mustofa memberikan Keterangan Pers di media Center Wisma Atlet Kemayoran yang dimanfaatkan menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19, Selasa (24/3/2020)

Kasdam Jaya menyampaikan Update Corona di Jakarta.

Menurutnya, memang pasien cukup banyak dan sementara ruangan masih terbatas.

"Sehingga Rumah Sakit (RS) memberlakukan sistem protokol sosial insentic sehingga jarak antar pasien pun harus di atur, sejak mulai dari tempat pendaftaran agar dapat di batasi antara pasien dan pengantar," kata Soleh dalam keterangan yang diterima.

Menurutnya, perkembangan sampai dengan siang ini jumlah pasien mencapai 71 orang yang di isolasi, terdiri dari 32 perempuan dan 39 laki-laki-laki.

Namun yang telah mendaftar mencapai 100 orang dan yang di luar dari jumlah 71 orang ini masih dinyatakan sehat.

"Dan sampai dengan saat ini yang mulai mendaftar semakin bertambah terus, maka nanti akan kami sampaikan kembali untuk perkembangan selanjutnya," ujarnya

Kasdam Jaya juga menyampaikan bahwa personel yang terlibat dalam kegiatan di Rumah Sakit Darurat untuk tenaga dokter sebanyak 64.

Dokter umum 48, dokter spesialis 16, relawan sebagai tenaga medis 430 terdiri dari TNI/Polri 317 dan masyarakt sipil 113 orang.

"Karena sesuai perintah Presiden RS ini hanya menangani kasus Covid-19 saja maka prosudur pengamanan di berlakukan dan memiliki klasifikasi red zona di tower 7, yellow zona tower 3 (tenaga medis) dan green zona tower 1(satgas), tower 6 dan 5 sebagai cadangan," katanya.

Sementara daerah sekitarnya diamankan agar membuat masyarakat merasa aman tidak terkana virus tersebut.

"Pengamanan di lakukan oleh TNI/Polri dengan jumlah 423 TNI dan 152 dari Polri, selama 1x24 jam secara bergantian untuk mengamankan semua zona yang telah kami tetapkan," kata Kasdam Jaya.

Peta Wisma Atlet Kemayoran

Wisma Atlet Kemayoran siap menjadi Rumah Sakit Darurat pasien corona.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Senin (23/3/2020) siang, terdapat 7 tower pada Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pada area Tower 1 dan 2, terdapat posko pengamanan RS darurat pasien yang terpapar virus corona (Covid-19).

Wakil Kepala PuskesAD, Brigadir Jenderal (Brigjen) Agung H, mengatakan area pada tower 1 ini masuk dalam zona hijau.

"Area satu ini masuk kategori zona hijau," kata Agung, di lokasi, kemarin (23/3/2020).

Sementara, tenda penyemprotan cairan antiseptik di area tower 1 pun disiapkan.

Jadi, para pengunjung yang hendak memasukki area tower 3 hingga 7, wajib melalui proses penyemprotan tersebut.

Pada area tower 3 dan 4, ini termasuk kategori zona kuning.

Artinya, para pengunjung yang berada di area tersebut wajib mengenakan masker dan sarung tangan.

Pada tower 3, kata Agung, akan dijadikan tempat untuk tim kesehatan. Termasuk dokter, perawat, dan relawan.

Pada area tower 5, 6, dan 7 termasuk kategori zona merah.

Area tersebut dikatakan Agung, tak sembarang orang dapat memasuki area tersebut.

"Harus atau wajib menggunakan APD (Alat pelindung diri) lengkap," ujar Agung.

Pada tower 6 dan 7, akan dijadikan tempat isolasi atau perawatan pasien corona.

Pengamatan TribunJakarta.com di dalam tower 7, tepatnya lantai 1 dan 2, terdapat sejumlah alat perawatan.

Di antaranya kasur, tabung gas, tabung isolasi pasieen corona, hand sanitizer, dan alat perawatan pasien lainnya.

Pasien Corona Tiba Sore Kemarin di Wisma Atlet Kemayoran

Ratusan pasien yang terpapar virus corona (Covid-19) rencananya tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, pukul 17.00 WIB, kemarin (23/3/2020).

Demikian dikatakan Wakil Kepala PuskesAD, Brigadir Jenderal Agung H, saat diwawancarai awak media, di Wisma Atlet Kemayoran.

"Rencananya mereka (pasien corona) akan tiba sore ini sekira pukul 17.00 WIB," kata Agung, Senin (23/3/2020).

Dia melanjutkan, pasien corona ini nantinya akan memasuki gerbang utama yang terletak di dekat tower 1, Wisma Atlet Kemayoran.

Kemudian, proses penyemprotan cairan antiseptik akan diarahkan kepada seluruh pasien.

"Nanti, mereka akan ditujukan ke tempat perawatan di tower tujuh Wisma Atlet Kemayoran," ucap Agung.

Selanjutnya, mereka akan masuk melalui sisi kanan pintu utama tower 7 tersebut.

Kemudian melewati ruang IGD yang terdapat di lantai 1, tower 7, gedung Wisma Atlet Kemayoran.

"Seluruh peralatan sudah siap untuk pasien. Dokter, relawan, pihak swasta, dan dari BUMN sudah siap," pungkas Agung.

 

Dokter Baru, Spesialis Paru-paru

Wakil Kepala PuskesAD, Brigadir Jenderal Agung H, mengatakan terdapat dokter baru yang siap menangani pasien corona, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Dokter dan petugas medis sudah berada di sini. Mereka ditempatkan di tower empat (4) Wisma Atlet Kemayoran," kata Agung, saat diwawancarai awak media, di lokasi, Senin (23/3/2020).

"Ini ada dokter baru, yaitu dokter spesialis paru-paru," tambahnya.

Agung menjelaskan, jumlah tim kesehatan yang berada di Wisma Atlet Kemayoran berjumlah ratusan.

DPRD DKI Bakal Gelar Pemilihan Wagub saat Pandemi Corona, Permintaan Fraksi dan Dilakukan Tertutup

Tips Riko Simanjuntak Hilangkan Bosan Selama Mengurung Diri: Baca Buku Sampai Nonton Film

Termasuk dari petugas gabungan TNI-Polri, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), relawan, BUMN, Kementerian Kesehatan, dan pihak lainnya.

"Kemudian dokter penyakit dalam, dokter anastesi, dan dokter lainnya," ujar Agung.

"Paramedis, kami sekarang sudah siap untuk mengoperasionalkan ini, kurang lebih 800-an orang. Gabungan TNI-Polri, Kemenkes, BUMN, pihak swasta, relawan, semuanya ada," sambungnya.

Kendati begitu, Agung menyatakan pihaknya masih membutuhkan tenaga relawan.

"Ini pun masih kami buka untuk relawan, sehingga kami bisa melakukan bergantian kerja dengan baik," ucapnya.

3 Tower Wisma Atlet Kemayoran Jadi Tempat Isolasi

Tiga tower yang terdapat di Wisma Atlet Kemayoran siap menampung ratusan pasien corona.

Di antaranya tower 5, 6, dan 7 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Wakil Kepala PuskesAD, Brigadir Jenderal Agung H, mengatakan tempat utama dijadikan isolasi pasien corona yakni tower 7.

"Gedung-gedung tower 5, 6, dan 7 siap untuk tempat karantina atau isolasi. Sehingga bila tower 7 tak menampung, maka akan dipindah ke tower 5 dan 6," kata Agung, di lokasi, Senin (23/3/2020).

Dia menjelaskan, ruangan yang terdapat di tiga tower tersebut, masing-masing memiliki ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah (IGD).

"Juga ada pemeriksaan lab, pemeriksaan radiologi, ada peralatan, perawatan ICU," ujarnya.

Menyoal dokter, Agung mengatakan terdapat dokter baru yang siap menangani pasien corona, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Dokter dan petugas medis sudah berada di sini. Mereka ditempatkan di tower empat (4) Wisma Atlet Kemayoran," kata Agung.

"Ini ada dokter baru, yaitu dokter spesialis paru-paru," tambahnya.

Agung menjelaskan, jumlah tim kesehatan yang berada di Wisma Atlet Kemayoran berjumlah ratusan.

Termasuk dari petugas gabungan TNI-Polri, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), relawan, BUMN, Kementerian Kesehatan, dan pihak lainnya.

"Kemudian dokter penyakit dalam, dokter anastesi, dan dokter lainnya," ujar Agung.

"Paramedis, kami sekarang sudah siap untuk mengoperasionalkan ini, kurang lebih 800-an orang. Gabungan TNI-Polri, Kemenkes, BUMN, pihak swasta, relawan, semuanya ada," sambungnya.

Kendati begitu, Agung menyatakan pihaknya masih membutuhkan tenaga relawan.

"Ini pun masih kami buka untuk relawan, sehingga kami bisa melakukan bergantian kerja dengan baik," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved