Babak Baru Cawagub DKI

Ikuti Protokol Pencegahan Corona, Durasi Pemilihan Wagub DKI Dibatasi Maksimal 2 Jam

Ia menyebut, ada beberapa protokol pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang harus dipatuhi.

Ikuti Protokol Pencegahan Corona, Durasi Pemilihan Wagub DKI Dibatasi Maksimal 2 Jam
Istimewa/Dok Farazandy Fidinansyah
Wakil Sekjen Bidang Kepemudaan DPP PAN, Farazandy Fidinansyah 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI Farazandy Fidinansyah mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam penyelenggaraan paripurna pemilihan Wagub.

Ia menyebut, ada beberapa protokol pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang harus dipatuhi.

Salah satunya ialah soal durasi penyelenggaraan paripurna itu sendiri, dimana maksimal hanya boleh dilaksanakan selama dua jam.

Padahal, biasanya paripurna bisa digelar hingga berjam-jam, bahkan beberapa kesempatan pernah dihelat hingga malam hari.

"Lama maksimal paripurna dua jam. Jadi kami harua sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam maksimal dua jam," ucupnya, Kamis (26/3/2020).

Untuk menyiasati hal tersebut, ia mengaku pihaknya bakal memanfaatkan teknologi dalam sesi penyampaian visi misi hingga tanya jawab atau fit and proper test.

"Jadi kemungkinan ada yang kita pecaj, terutama visi misi dan tanya jawab akan kami selenggarakan mungkin dengan bantuan teknologi," ujarnya di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dengan demikian, paripurna yang bakal digelar pada 6 April mendatang benar-benar akan fokus pada proses pemilihan Wagub.

"Jadi saat paripurna fokusnya hanya kepada pemungutan suara dan perhitungan. Kami tetap mengacu pada tatib, kami laksanakan semua, tapi ini memang dikondisikan butuh ada penyesuaian dan inisiatif dari Panlih," tuturnya.

Tak hanya itu, politisi muda PAN ini juga menyebut, pihaknya akan menyediakan masker, sarung tangan, hingga hand sanitizer bagi para anggota dewan yang bakal memberikan suaranya dalam pemilihan Wagub DKI.

"Protokol nanti mulai dari kita cek suhu, disemprot dengan disinfektan, kita fasilitasi semua," kata Andy, sapaan Farazandy.

"Masker, sarung tangan, hand sanitizer, apapun itu kita akan dorong semua," sambungnya.

Dengan demikian, ia berharap, paripurna pemilihan Wagub DKI tak akan lagi mengalami penundaan.

"Kami harap ini sudah final. Ini waktu yang cukup untuk menyiapkan, menyempurnakan persiapan yang ada," ucapnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved