Virus Corona di Indonesia

Tip Jutaan Rupiah Sirna karena Corona, Pemandu Lagu Ini Bingung Tak Ada Pemasukan

Bunga dan teman-temannya kehilangan penghasilannya yang diraup saban hari gelap itu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
ILUSTRASI Razia karaoke hiburan malam di wilayah Kota Tangerang oleh Polres Metro Tangerang Kota menjelang libur Natal 2019 dan tahun baru 2020, Minggu (22/12/2019) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Dampak virus corona atau Covid-19 yang menyerang Indonesia, berdampak ke segala sektor, dari kesehatan hingga ekonomi.

Virus kasat mata itu membuat masyarakat saling menjauhi satu sama lain, dan berdiam di rumah untuk saling menyelamatkan.

Taman bermain, lapangan olahraga, pujasera, sampai tempat hiburan malam, tutup tak beroperasi.

Sejumlah pekerjaan yang mengharuskan bertatap muka, tak berkutik.

Imbasnya, tak ada pemasukan.

Hal itulah yang dialami para pemandu lagu yang jamak ditemui di kawasan hiburan malam di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

TribunJakarta.com, menemui Bunga (bukan nama sebenarnya), wanita 23 tahun yang sudah malang melintang di dunia malam.

Sudah hampir dua tahun Bunga bekerja berpindah-pindah di tiga tempat hiburan malam di Serpong.

Selama menemani para pelanggannya di ruang karaoke, ia selalu mendapat uang tip berlimpah.

Jika anak ke dua dari tiga bersaudara itu dibayar Rp 50 ribu per jamnya sekali menemani tamu bernyanyi, Bunga bisa mendapat Rp 500 ribu untuk uang tipnya.

Di tempatnya bekerja, banyak tamu dari warga negara asing (WNA) yang datang.

Menurutnya, beberapa loyal, namun ada juga yang perhitungan memberi tip.

Dalam sehari, Bunga tak jarang membawa pulang uang Rp 1 juta ke rumah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved