Penganiayaan Pemilik Warung Klontong

Pemilik Warung Klontong Tewas di Depok, Warga Duga Pelakunya adalah Begal

dini hari ketika korban ditemukan tak bernyawa, ternyata ada sekiranya empat kejadian serupa di wilayah Cimanggis

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Lokasi korban ditemukan tewas tak bernyawa di depan warung kelontong miliknya di Jalan Putri Tunggal Gang Telkom, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Kamis (2/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, HARJAMUKTI – Warga Jalan Putri Tunggal Gang Telkom, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, digegerkan dengan jasad Fauzan (33) terkapar di depan warung klontong miliknya pada Rabu (1/4/2020) dini hari kemarin.

Pada tubuh korban diantaranya bagian tangan, dada, hingga pungung, ditemukan sejumlah bekas luka yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Salah seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya mengatakan, diketahui korban sempat terlibat perkelahian dengan terduga pelaku yang ingin mengambil handphonenya.

"Informasinya sih dia (korban) lagi main handphone awalnya, terus didatangin pelaku tuh minta handphonenya," ujarnya pada TribunJakarta.com di lokasi kejadian, Kamis (2/4/2020).

Lanjutnya, dini hari ketika korban ditemukan tak bernyawa, ternyata ada sekiranya empat kejadian serupa di wilayah Cimanggis.

Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pinang Ranti Masih Beroperasi Normal

Ia menduga, bahwa korban meregang nyawa di tangan para pelaku begal yang juga beraksi di waktu yang sama.

“Jadi pas kemarin itu ternyata di wilayah sini ada empat kejadian, ada yang tukang gorengan dibegal, terus pengendara motor lewat juga jadi korbannya, totalnya empat atau lima gitu,” katanya.

Sementara itu sebelumnya juga diwartakan, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah menuturkan bahwa pihaknya tengah bekerja keras mengungkap kasus kematian korban.

Hasil pemeriksaan, Azis mengatakan tidak ditemukan barang-barang korban yang hilang,oleh sebab itu pihaknya tengah mendalami keterangan dari sejumlah saksi yang saat ini  totalnya berjumlah lima orang.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved