Virus Corona di Indonesia
Benarkan Kuku Panjang Bisa Mempermudah Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya
Anjuran mencuci tangan dengan benar semakin digalakkan semenjak virus corona atau Covid-19 mewabah di tanah air.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anjuran mencuci tangan dengan benar semakin digalakkan semenjak virus corona atau Covid-19 mewabah di tanah air.
Menyadari bahaya virus tersebut, hampir sebagian besar masyarakat kini melakukan anjuran tersebut.
Namun, sudahkah kita memerhatikan kuku?
Dilansir laman Metro.co.uk, seorang suster dari Australia menuliskan lewat laman Facebook-nya, kuku-kuku yang panjang dikatakan bisa membuat penyebaran virus corona berlangsung lebih cepat.
Maka, disarankan untuk menjaga kuku-kuku, terutama kuku jari tangan agar tetap pendek.
Bagaimana mengecek apakah kuku kita cukup pendek atau tidak?
Menurut dia, cobalah menempelkan dua ujung jari secara berhadapan.
• Hingga 4 April 2020, Posko Covid-19 RSPI Sulianti Saroso Terima 2.764 ODP
Jika yang dirasakan adalah pertemuan kuku alih-alih daging jari, artinya kuku sudah terlalu panjang, dan perlu segera dipotong.
"Jika kita tidak bisa menggosok ujung-ujung jarimu ke telapak tangan satunya lagi, maka proses mencuci tangan pun belum benar-benar bersih, tak peduli seberapa lama kita mencuci tangan."
"Jadi, tolong, setidaknya selama pandemi ini, pastikan kukumu tetap pendek," tulis dia.
Mengenai saran suster tersebut, Dr. Neha Pathak, menjelaskan mengapa orang-orang perlu menjaga kebersihan kuku selama masa pandemi.
Dr. Neha Pathak adalah Editor Medis WebMD sekaligus dokter perawatan primer tersertifikasi yang fokus pada pengobatan internal dan gaya hidup.
Memang, kata Pathak, kuku bisa menjadi sarang kuman dan semakin panjang kuku akan memfasilitasi penyebaran virus.
• Setuju Tak Perlu Lockdown untuk Cegah Corona di Indonesia, SBY: Selamat Bertugas Pak Jokowi
Namun, belum diketahui apakah virus corona bisa hidup di kulit atau kuku.
"Penting untuk diingat bahwa kita masih terus mempelajari banyak hal tentang virus ini karena kita baru saja mengetahuinya selama sekitar empat bulan terakhir," kata Pathak kepada Insider.
Pathak merekomendasikan agar kuku tetap pendek dan panjangnya tidak melebihi ujung jari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-kutek_20180727_145429.jpg)