Tim Rajawali Polresto Jaktim Lepaskan Tembakan Peringatan Bubarkan Tawuran di Prumpung

Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur melepaskan tembakan peringatan saat membubarkan tawuran dua kelompok remaja pada Minggu (5/4/2020) dini hari.

Istimewa
Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur saat membubarkan tawuran dua kelompok remaja di kawasan Prumpung, Jatinegara, Minggu (5/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur melepaskan tembakan peringatan saat membubarkan tawuran dua kelompok remaja pada Minggu (5/4/2020) dini hari.

Tindakan tersebut diambil karena dua kelompok pemuda di Jalan Prumpung Tengah, Kelurahan Cipinang Besar Utara melawan saat dibubarkan.

Katim Rajawali Polrestro Jakarta Timur Aiptu Maryono mengatakan baru setelah tembakan peringatan ke udara kedua kelompok remaja membubarkan diri.

"Kita dapat laporan bahwa ada sekelompok remaja yang melakukan tawuran, kita kejar. Setelah sampai di TKP kami berhasil membubarkan tawuran tersebut," kata Maryono saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Para remaja yang masih tercatat sebagai pelajari sekolah itu pun kocar-kacir bersembunyi ke sejumlah gang sekitar lokasi.

Meski tidak berhasil mengamankan seorang pelaku, dia memastikan tak ada korban luka dan jiwa dalam tawuran tersebut.

"Tidak ada yang diamankan, korban juga tidak ada. Karena itu kami berikan imbauan agar bisa menyelesaikan masalah secara musyawarah," ujarnya.

Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur saat membubarkan tawuran dua kelompok remaja di kawasan Prumpung, Jatinegara, Minggu (5/4/2020)
Tim Rajawali Polrestro Jakarta Timur saat membubarkan tawuran dua kelompok remaja di kawasan Prumpung, Jatinegara, Minggu (5/4/2020) (Istimewa)

Maryono menuturkan pihaknya sudah meminta para pengurus RT/RW, tokoh agama agar membantu penyelesaian masalah.

Mengingat tawuran kelompok remaja di kawasan Prumpung sudah kerap terjadi meski banyak pelaku sudah diamankan dan dibina.

"Kami berupaya melakukan pertemuan antara pengurus RW setempat, tokoh-tokoh agama. Agar masalah ini bisa ditindaklanjuti sampai selesai," tuturnya.

Remaja di Condet Tewas Dikeroyok 20 Orang

Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017).
Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Hari Firmansyah (16) tewas dikeroyok satu kelompok berjumlah sekitar 20 orang di Jalan Batu Ampar III, Condet, Kelurahan Batu Ampar pada Minggu (5/4/2020).

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan dari hasil autopsi Hari tak hanya menderita luka senjata tajam di punggung.

"Ada luka di kepala dan dada, luka karena kekerasan benda tumpul," kata Hastry saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/4/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved