Perampokan Toko Emas Pasar Kemiri
Aksi 4 Pria di Pasar Kemiri Kembangan, Niat Bawa Pulang Emas Tapi Malah Dapat Perak
Pandemi corona yang membuat aktivitas di pasar jadi sepi dimanfaarkan para kawanan perampok untuk menyatroni toko emas
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Dia hanya sempat melihat bahwa pemilik dan karyawan toko sedang diancam oleh dua pelaku yang berada di dalam toko.
Dikatakannya, aksi perampokan itu berlangsung cepat. Setelah pelaku kabur, barulah pemilik toko berteriak minta tolong dan warga ada yang berusaha menghadangnya.
"Kejadiannya cepat, enggak sampai lima menit lah. Dia kabur ke arah Basmol karena emang jalanan kan sepi pas semenjak corona," ujarnya.
Sementara itu, Rahmat (35) salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi perampokan mengaku sempat mendengar dua suara tembakan dari arah pelaku.
Hal tersebut saat ia berusaha mengejar pelaku setelah mendengar teriakan rampok dari pemilik toko emas.
Namun, mendengar suara letupan senjata, warga pun berhenti mengejar lantaran ketakutan.
"Pas kita pada mau ngejar di ujung sana kedengeran suara tembakan dua kali, saya emang enggak lihat dia nembak, cuma dengar suara tembakan aja," kata Rahmat.
• Menkes Setujui PSBB Jakarta, Kadishub DKI Sebut Belum Dapat Arahan dari Anies Baswedan
• Polisi Tangkap Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja Condet, 4 Masih Anak
• Pelatih Timnas Indonesia Ceritakan Aktivitas Gong Oh-kyun Sebelum Terkena Virus Corona
Lebih Banyak Perak Dibanding Emas
Dari aksi perampokannya di Toko Emas Kasio Pelita total hanya 0,5 kilogram emas yang didapat dan 10 kilogram perak dari etalase toko.
"Kerugian sekitar Rp 400 juta berasal dari 10 kilogram perak dan 0,5 kilogram emas," kata Arsya.
Menurut Anton, Toko Emas Kasio Pelita ini sebenarnya lebih banyak menjual perak ketimbang emas.
"Dia emang awalnya toko perak. Baru-baru aja jual emasnya. Makanya sebenarnya kalau bisa dibilang mah pelaku ini rugi karena yang banyak diambilnya itu perak buka emas," ucap Anton.
Mengacu dari situs tentang harga perak, harga jual perak per 10 gramnya hanya Rp 161.700. Sedangkan untuk harga jualnya hanya Rp 85.000 per 10 gramnya.
Angka tersebut tentunya jauh dibawah harga emas yang kini kian meroket.
Anton mengatakan, baru kali ini terjadi aksi perampokan di area Pasar Kemiri Kembangan.
"Baru ini aja. Biasanya kan pasar selalu ramai dan jalanan juga padat, karena lagi corona ini aja kan pasar pada sepi dan lengang juga," kata Anton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/toko-emas-di-pasar-kemiri-kembangan-642020.jpg)