Virus Corona di Indonesia
Berdasar Hasil Swab: 1 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Positif Covid-19
Berdasarkan hasil swab diketahui jumlah jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk yang positif virus corona atau Covid-19
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Wathini menjelaskan terkait jumlah jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk yang positif virus corona atau Covid-19.
Dikatakannya, hingga saat ini hanya satu jemaah yang terkonfirmasi positif virus corona.
Hal tersebut berdasarkan hasil swab yang dilakukan kepada tiga jamaah yang saat dilakukan rapid test pada Kamis (26/3/2020) dinyatakan terindikasi positif corona.
Adapun pada rapid test pertama ada sebanyak 186 jamaah yang mengikuti.
"Ketika rapid test positif masih harus dikonfirmasi lagi dengan pemeriksaan swab yang specimennya dikirim ke laboratorium seperti Litbangkes, labkesda, lab Eijkman dan lain sebagainya. Hasil akhir itulah yang dinyatakan confirm positif Covid-19," kata Kristi saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).
Selain pada Kamis (26/3/2020), Sudinkes Jakarta Barat kembali menggelar rapid test sepekan kemudian.
Di rapid test kedua, dari 144 jamaah, ada 45 diantaranya yang dinyatakan terindikasi positif corona melalui tes tersebut.
Kristi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab tes untuk 45 jamaah yang dari hasil rapid test sesi kedua dinyatakan positif.
• Update Data Covid-19 di Kota Bekasi Rabu, 8 April 2020: 9 Orang Meninggal Dunia
• Pengumuman SNMPTN 2020 Hari Ini Jam 13.00 WIB, Cek Linknya di Sini!
• Dibakar Hidup-hidup, Transgender Mira Menderita Luka Bakar 70 Persen
"Jadi saat ini hanya satu yang confirm positif Covid-19," kata Kristi.
Kristi mengatakan, saat ini telah ada 73 jamaah Masjid Jami Kebon Jeruk yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) yang dipindah ke Rumah Sakit darurat corona di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Sisanya akan dipindahkan secara bertahap. Saya tidak tahu total pastinya yang disana (masjid) karena harus konfirmasi dulu dengan pengurus masjid," kata Kristi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jamaah-tablig-masjid-jami-kebon-jeruk-jakarta-barat-di-rs-darurat-corona.jpg)