Dicari Pembuang APD Diduga Bekas Pakai
Camat Jagakarsa Beberkan Penyebab Ambulans yang Buang APD Bekas Sulit Terlacak
Camat Jagakarsa Alamsyah mengakui mobil ambulans yang membuang alat pelindung diri (APD) diduga bekas pakai sulit terlacak.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Camat Jagakarsa Alamsyah mengakui mobil ambulans yang membuang alat pelindung diri (APD) diduga bekas pakai sulit terlacak.
Sebab, menurut dia, tidak ada kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
"Nggak ada CCTV, kalau ada kan bisa terlacak. Kalau pakai CCTV lebih gampang," kata Alamsyah saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).
Di sisi lain, Alamsyah mengklaim mobil ambulans yang membuang APD bekas itu bukan berasal dari Puskesmas Jagakarsa.
"Pelakunya menurut informasi dari Kepala Puskesmas Jagakarsa bukan orang dari kecamatan. Jadi orang luar yang lewat situ," ujar dia.
Sebelumnya, warga menemukan APD beserta sarung tangan di Jalan Moch Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2020) malam.
Penemuan APD yang diduga bekas pakai itu pun terekam kamera video warga dan viral di media sosial Instagram.
"Ada APD lengkap sama sarung tangan. Ini yang buang mobil ambulans dua biji nggak tahu dari mana," kata penemu APD sekaligus perekam video.
Berdasarkan keterangan saksi yang didapat pihak kepolisian, orang yang membuang APD tersebut tidak turun dari mobil ambulans.
"Kata ketua RW setempat (APD) dibuang ke selokan," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono.
Saat ini, ia mengatakan APD yang diduga bekas pakai itu sudah disemprot disinfektan dan dibakar.
"Setelah menghubungi dokter dari Puskesmas, disarankan untuk dibakar. Jadi jam 21.00 kemarin sudah disemprot disinfektan lalu dibakar," ucap dia.
Budi menjelaskan pihaknya masih menelusuri mobil ambulans yang membuang alat pelindung diri (APD) diduga bekas pakai di kawasan Jagakarsa.
Budi menjelaskan polisi masih menggali informasi dari warga terkait penemuan APD tersebut.