Jika Kembali Normal, 300 Karyawan Ramayana Depok yang Kena PHK Bisa Direkrut Lagi

300 karyawan yang bekerja di Ramayana Depok menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas dari penyebaran virus corona atau Covid-19

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Kompas.com/TOTO SIHONO
Ilustrasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah karyawan Ramayana Store di Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, dibenarkan oleh Store Manager Ramayana Depok, M Nukmal Amdar.

Dikonfirmasi wartawan, Nukmal tak menyangkal kabar buruk tersebut dan menyebut bahwa saat proses PHK ini sudah sesuai prosedur.

"Dalam proses sesuai prosedur. Kami juga secara resmi akan bersurat ke Disnaker sebagai dinas terkait," ujar Nukmal ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/4/2020).

Terkait angka ratusan karyawan yang di PHK dalam berita sebelumnya, Nukmal menjelaskan detailnya ada 300 karyawan yang bekerja di Ramayana Depok.

Namun dari 300 karyawan itu, hanya 87 diantaranya yang berada dalam naungan PT Ramayana.

"Lebih kurang ada 300 tapi yang khusus di PT Ramayana 87. Kami ini ada beberapa divisi," ucapnya.

Nukmal menuturkan, PHK ini merupakan imbas dari wabah Covid-19, lantaran upah untuk karyawan sangat bergantung pada penjualan.

"Ya ini dampak dari corona karena bisnis kami memang dari sales untuk pengajian karyawan. Jadi karena virus ini kami sudah tidak ada harapan lagi. Manajemen sudah memikirkan dengan matang karena sudah tidak mampu lagi menutup biaya," bebernya.

Meski begitu, Nukmal berujar bilamana kondisi kembali normal dalam waktu dekat, ada kemungkinan manajemen akan kembali melakukan perekrutan

"Kami lihat kondisinya sejauh mana, kalau misal bisa normal bisa bangkit mungkin bisa jadi pertimbangan akan panggil kembali," pungkasnya.

Ratusan Karyawan Ramayana Depok Alami PHK

Ratusan karyawan Ramayana Store di Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, dikabarkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas wabah Corona.

Dikonfirmasi hal tersebut, Ketua Federasi Pekerja Metal Indonesia (FPMI) Kota Depok Wido Pratikno, mengatakan bahwa kabar PHK ratusan karyawan Ramayana ini didapatkan pada Senin (6/4/2020) kemarin.

"Saya dapat kabarnya kemarin ya ada yang kena PHK di Ramayana," ungkap Wido saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/4/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved