Dicari Pembuang APD Diduga Bekas Pakai
Polisi Cari Mobil Ambulans yang Buang APD Diduga Bekas Pakai di Jagakarsa
Polres Metro Jakarta Selatan masih menelusuri mobil ambulans yang membuang APD diduga bekas pakai di kawasan Jagakarsa.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Polres Metro Jakarta Selatan masih menelusuri mobil ambulans yang membuang alat pelindung diri (APD) diduga bekas pakai di kawasan Jagakarsa.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan polisi masih menggali informasi dari warga terkait penemuan APD tersebut.
"Sementara ini masih kita telusuri dari keterangan saksi apakah ada yang melihat nomor kendaraan, dan segala macamnya masih kita telusuri," ujar Budi saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2020).
Sebelumnya, warga menemukan APD beserta sarung tangan Penemuan APD bekas itu pun terekam kamera video warga dan viral di media sosial Instagram.
Dalam rekaman video yang beredar, APD tersebut tergeletak di pinggir jalan.
"Ada APD lengkap sama sarung tangan. Ini yang buang mobil ambulans dua biji nggak tahu dari mana," kata penemu sekaligus perekam video.
Berdasarkan keterangan saksi yang didapat pihak kepolisian, orang yang membuang APD tersebut tidak turun dari mobil ambulans.
"Kata ketua RW setempat (APD) dibuang ke selokan," ujar Budi.
Saat ini, ia mengatakan APD yang diduga bekas itu sudah disemprot disinfektan dan dibakar.
"Setelah menghubungi dokter dari Puskesmas, disarankan untuk dibakar. Jadi jam 21.00 kemarin sudah disemprot disinfektan lalu dibakar," ucap dia.
APD Diduga Bekas Pakai yang Dibuang di Jagakarsa Sudah Dibakar

Alat pelindung diri (APD) diduga bekas pakai yang ditemukan warga di tepi jalan di Jagakarsa sudah dibakar.
APD tersebut diduga dibuang seseorang dari mobil ambulans yang belum diketahui asalnya.
"Setelah menghubungi dokter dari Puskesmas, disarankan untuk dibakar. Jadi jam 21.00 kemarin sudah disemprot disinfektan lalu dibakar," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono, Rabu (8/4/2020).