Stok Darah Menipis Karena Covid-19, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Pendonor

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mendatangi pendonor dari rumah ke rumah dan antar jemput pendonor.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Seorang petugas mengecek labu darah di ruang pendingin Kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (27/6/2016). Mengantisipasi menyusutnya jumlah pendonor selama Ramadan, PMI Kota Bandung membuka layanan 24 jam dan pelayanan donor darah dengan sistem jemput bola, karena saat ini persediaan darah di PMI Kota Bandung hanya bisa memenuhi kebutuhan untuk tiga hari ke depan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang memberikan kemudahan pelayanan kepada para pendonor darah di wabah Covid-19.

Kemudahan tersebut adalah mendatangi pendonor dari rumah ke rumah dan antar jemput pendonor.

Layanan mendatangi donor ke rumah dan antar-jemput dilakukan untuk memenuhi stok darah yang saat ini sudah mulai berkurang di PMI Kota Tangerang.

"Ini program untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya dalam keadaan Physical Distancing, dengan cara seperti ini, masyarakat tidak perlu takut untuk donor darah dan juga dapat memenuhi stok darah" ujar kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang David H Sidabutar, Kamis (8/4/2020).

Ia melanjutkan, program ini terus diberlakukan selama masa Physical Distancing.

Namun tidak menutup kemungkinan, kata David, bahwa akan terus dilakukan selama masa Work From Home diberlakukan.

"Jadi masyarakat tidak perlu bingung atau malas datang ke PMI Kota Tangerang dengan adanya kebijakan dari pemerintah tentang Work From Home, karena dengan jumlah 8-20 calon donor kami akan mendatangi ke rumah-rumah kalian," ucap dia.

Ia menambahkan, bahkan persediaan darah memasuki bulan puasa ini lambat laun kian menyusut dalam setiap pekannya.

Sebab, diketahui pendonor darah di Kota Tangerang menurun sekitar 60-70 persen akibat efek domino wabah Virus Corona (Covid-19).

Akibatnya, stok darah di PMI Kota Tangerang menipis.

Namun, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, walau menipis tapi ia memastikan kalau stok darah masih ada sampai saat ini.

"Sangat menurun, banyak pendonor yang meng-cancel kegiatan donornya di instansi atau perusahaan. Di mall juga sepi," terang Ade, Kamis (8/4/2020).

ACT Perluas Distribusi Makanan Saat Wabah Virus Corona Merebak

Berikan Masker dan Uang Kepada Penjual Koran di Jalanan, Baim Wong Terharu: Buat Keluarga Ya

PSBB Segera Diterapkan, PT KCI Gencar Komunikasi dengan Pemprov DKI

Ia menjelaskan, biasanya dalam hitungan perhari masuk diangka 350 pendonor.

Namun, semenjak wabah Covid-19 di kota seribu industri itu hanya mencapai 100 pendonor saja.

"Kita terhambat akhirnya. Awalnya kita menargetkan 20.000 darah untuk Bulan Suci Ramadan dan pasca Hari Raya Idul Fitri. Ini kita juga saat ini tetap gencar mengajak warga untuk mendonor. Kita door to door kita jemput bola saat wabah ini," papar Ade.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved