Antisipasi Virus Corona di Depok
100 Wartawan yang Kerap Liputan di Lapangan Ikut Rapid Test Covid-19 di Kota Depok, Ini Hasilnya
100 wartawan di Kota Depok menjalani rapid test Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda di Jalan Raya Margonda, Beji, Kota Depok.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – 100 wartawan di Kota Depok menjalani rapid test Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda di Jalan Raya Margonda, Beji, Kota Depok.
Rapid test ini terbagi menjadi dua tahap, dimana tahap pertama berlangsung pada Senin (6/4/2020) diikuti oleh 50 wartawan, dan tahap ke-dua berlangsung hari selanjutnya pada Selasa (7/4/2020) yang juga diikuti oleh 50 wartawan.
Humas RSU Bunda, Mawar, mengatakan hasil dari rapid test Covid-19 yang diikuti oleh 100 wartawan ini menunjukan hasil negatif seluruhnya.
“Semuanya negatif, tapi itu belum akurat sebetulnya. Aturannya 10 hari diulang kembali,” jelas Mawar dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/4/2020).
Mawar mengatakan, meskipun hasilnya ngeatif, 100 wartawan ini harusnya menjalani rapid test ulang selang 10 hari ke-depan.
• Update Corona di Depok Rabu 8 April 2020: ODP 2.256, PDP 636, Positif 73 Kasus
“Jadi gini, hasilnya memang negatif tapi sarannya itu 10 hari diulang dan kalau misalnya ada yang postif disarankan untuk konsul ke dokter untuk mendapat tindakan lebih lanjut lagi. Karena rapid test itu kan hanya untuk screening awal,” bebernya.
Oleh sebab itu, Mawar menuturkan rapid test ini belum bisa dikatakan sepenuhnya akurat.
“Belum bisa dibilang akurat. Kan sebenarnya ada pemeriksaan yang lebih tinggi yakni PCR. Kami ada PCR, namun biayanya cukup tinggi, Rp 2,4 juta,” katanya.