Sopir Truk di Pulogadung 3 Kali Cabuli Bocah 9 Tahun Anak Tetangganya

NF (9) hanya diam tertunduk saat diantar ibunya EA (36) menyambangi Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020) sore.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - NF (9) hanya diam tertunduk saat diantar ibunya EA (36) menyambangi Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020) sore.

Mereka mempertanyakan kelanjutan kasus pencabulan yang menimpa NF setelah melapor ke Satreskrim Polrestro Jakarta Timur pada Kamis (19/3/2020).

Sejak MF (40) tetangganya sendiri dilaporkan dalam kasus pencabulan, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka.

"Waktu laporan anak saya ditanya sama Polwan, ternyata anak saya sudah tiga kali dicabuli. Saya juga tahunya dari Polwan yang meriksa," kata EA di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (9/4/2020).

Mendengar pernyataan penyelidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) itu EA kian terpukul dan merasa bersalah.

Terlebih sang anak yang masih tercatat pelajar kelas 3 SD itu tak pernah melaporkan perbuatan cabul MF meski dilakukan di rumahnya.

"Saya tahu anak saya dicabuli dan lapor karena pergokin pelaku sama anak saya dalam kamar, selimutan enggak pakai celana tanggal 18 Maret," ujarnya.

Merujuk keterangan penyelidik Unit PPA Satreskrim Polrestro Jakarta Timur yang menangani kasus pencabulan NF saat melapor.

EA menuturkan anaknya mengalami trauma sehingga enggan menceritakan petaka yang menimpa sebelum aksi MF dipergoki.

"Memang pas anak saya ditanya sama Polwan, saya disuruh menjauh dulu. Anak saya juga enggak boleh melihat ke saya pas cerita. Mungkin biar anak saya mau cerita ke Polwannya," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan awal penyelidik Unit PPA Satreskrim Polrestro Jakarta Timur terhadap NF yang berlangsung sekitar 30 menit.

EA menyebut tiga aksi cabul NF dilakukan dalam rentan satu minggu yang sama dan terjadi di rumahnya kala dia sedang berbelanja.

"Anak saya cerita ke Polwannya kalau alat vitalnya dipegang-pegang juga. Memang kalau saya ingat-ingat minggu pas kejadian saya sering belanja, jadi anak sendiri di rumah," lanjut EA.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved