Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kebijakan PSBB, Jumlah Penumpang di Terminal Tanjung Priok Turun Hingga 80 Persen

Penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan terjadi di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, selama penerapan PSBB DKI Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Suasana di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Penurunan jumlah penumpang yang cukup signifikan terjadi di Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta.

Menurut Kepala Terminal Tanjung Priok Mulya, penurunan jumlah penumpang hingga hari keenam diterapkannya PSBB di DKI Jakarta mencapai 80 persen.

"Penurunan sekitar 70-80 persen. Awal Covid-19 sih sekitar 50 persen, tapi sekarang sudah sampai 80 persen," kata Mulya kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).

Mulya menilai, penurunan jumlah penumpang ini terjadi karena warga makin sadar akan bahaya penyebaran Covid-19 apabila mereka berbondong-bondong pulang kampung.

Faktor lainnya, tutur Mulya, ialah terbatasnya jumlah keberangkatan bus dari terminal Tanjung Priok sejak PSBB di DKI Jakarta diterapkan 10 April lalu.

Sejumlah perusahaan otobus mengalami keberatan akan biaya operasional bus apabila tetap beroperasi normal sementara jumlah penumpang dibatasi setengahnya.

"Kita sebagai terminal, awal itu satu bus paling isinya lima enam orang, enggak tau sih kalau ada yang naik dari Karawang, Bekasi dan lain-lain," kata Mulya.

Mulya menambahkan, sejak Covid-19 mulai mewabah di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, satu-satunya jurusan keberangkatan yang penumpangnya masih cukup tinggi yakni tujuan Madura, Jawa Timur.

Komposisi Pemain Bagus, Penampilan Persija Jakarta Disorot Legenda Sepak Bola Indonesia

Satpol PP Ancam Tutup Perusahaan yang Langgar Aturan PSBB di DKI

Adapun selama ini pencegahan Covid-19 sudah dijalankan di Terminal Bus Tanjung Priok.

Selain penyemprotan cairan disinfektan, petugas di terminal juga mewajibkan pengunaan masker serta mewajibkan setiap PO menyediakan hand sanitizer.

"Di Terminal Bus Tanjung Priok juga waktu operasionalnya cuma sampai jam 18.00 WIB, baru besok buka lagi jam 06.00 WIB," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved