Napi Bebas Asimilasi Ditembak

Dua Eks Napi Pelaku Penodongan Dibekuk: Satu Tewas, Satu Ditembak di Kaki

Dua orang residivis AR (42) dan JN (33) dibekuk Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara setelah menodong korbannya.

Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi penembakan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Dua orang residivis AR (42) dan JN (33) dibekuk Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara setelah menodong korbannya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto menyatakan, polisi terpaksa menembak kaki JN saat meanangkapnya pada Minggu (12/4/2020) lalu.

AR dan JN sempat mencoba kabur setelah menodong dan melukai penumpang angkot. AR berhasil kabur, sementara JN ditangkap hari itu juga.

"Saat itu JN mencoba untuk kabur juga, sehingga kami lakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan terhadap pelaku JN yaitu ditembak kakinya," kata Budhi, Minggu (19/4/2020).

Hasil pengembangan, keberadaan AR akhirnya bisa terendus.

Pada Sabtu (18/4/2020) malam AR diketahui tengah berada di Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok.

Polisi yang mengetahui hal itu langsung menyergap AR yang ternyata tidak langsung takluk.

AR sempat mengacungkan celurit yang ia bawa dan melukai salah seorang anggota polisi.

Tak mau ambil risiko, polisi pun menembak AR yang langsung tewas di tempat.

Setelah kejadian, jenazah AR langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna divisum.

Sementara rekannya JN sudah mendekam di Mapolres Metro Jakarta Utara dan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved