Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Hari Pertama PSBB Tangsel: 488 Pengendara Melanggar, Mayoritas Tidak Pakai Masker

Mayoritas pelanggaran adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Pengawasan pemberlakuan PSBB di check point Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Minggu (19/4/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Tangerang Selatan (Tangsel), sudah melewati hari pertamanya  dalam melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, pihaknya mencatat ada 488 pengendara roda dua maupun roda empat yang masih melanggar peraturan PSBB.

Data pelanggaran itu dikumpulkan dari hasil pengawasan aparat gabungan di tujuh posko pengawasan atau check point selama hari pertama PSBB, pada Sabtu (18/4/2020).

"Hampir 500 memang itu yang diberikan surat teguran oleh Polres kita," ujar Benyamin Davnie saat meninjau check point PSBB Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Minggu (19/4/2020).

Dari sejumlah aturan bagi pengguna kendaraan bermotor, mayoritas pelanggaran adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker dan sarung tangan.

"Pelanggarannya bervariasi ya. Kebanyakan tidak pakai masker dan tidak pakai sarung tangan," ujarnya. 

Selain itu, pembatasan jarak penumpang mobil juga masih banyak dilanggar.

"Ada berapa persen yang di mobil itu jaraknya berdekatan," uajrnya.

HUT ke-90 Tahun PSSI, Iwan Bule Bocorkan Target Besar Indonesia Lolos ke Olimpiade dan Piala Dunia

HUT ke-90 PSSI, Indra Sjafri Ceritakan Kenangan Manis Bersama Timnas Indonesia

Lihat Aurel Potong Rambut Sependek Ini, Anang Hermansyah Sontak Terkejut: Ya Allah Jelek Banget!

Orang nomor dua di Tangsel itu, berharap, teguran yang diberikan, bisa menyadarkan masyarakat agar patuh PSBB.

Kembali ke tujuan utama, PSBB merupakan kebijakan yang diambil demi memutus penularan Covid-19. 

"Jadi ya mudah-mudahan dengan surat teguran tadi itu membangkitkan kesadaran masyarakat, kita harapkan," harapnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved