Cerita Pencuri Beras di Medan Kepergok Warga Malah Terima Bantuan Polisi, Ini Alasannya

Atek (40) terpaksa mencuri beras demi menyambung hidup agar masih dapat makan.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
palembang.tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Atek (40) terpaksa mencuri beras demi menyambung hidup agar masih dapat makan.

Atek, warga Jalan Mawar Gg Banteng Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia sulit mencari nafkah.

Apalagi, Indonesia termasuk wilayah Sumatera Utara juga terkena pandemi Corona yang dampaknya dirasakan warga kurang mampu.

Dikutip dari Tribun Medan, Atep tak lagi bekerja sebagai tukang bubut di Delitua karena sepinya pelanggan imbas Corona.

ATEK saat berada di kediamannya pascaketahuan mencuri beras, Senin (20/4/2020).
ATEK saat berada di kediamannya pascaketahuan mencuri beras, Senin (20/4/2020). (TRIBUN MEDAN/HO)

Situasi ini membuat Atek tidak ada penghasilan.

Kondisi ekonomi rumah tangganya pun ambruk.

Dirinya tak ada uang untuk membeli makanan.

Karena perut sangat lapar, Atek pun gelap mata.

Pada Minggu (19/4/2020) kemarin dia datang ke sebuah warung di Jalan Cinta Karya Lingkungan 6 Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia, untuk mencuri 1 karung beras 5 kg.

Namun sial dirasakan pria bertubuh kurus ini, aksinya dipergoki warga yang kemudian menangkapnya.

Saat diinterogasi mengapa mencuri, Atek hanya bisa menangis tersedu-sedu.

Warga yang iba, tidak melanjutkan kasus ini ke pihak berwajib.

Kedua belah pihak lalu sepakat berdamai.

Kendati begitu, Polsek Medan Baru yang mendapatkan laporan kejadian kemudian turun ke lokasi.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing memerintahkan Kanit Binmas Polsek Medan Baru Iptu Hirlan Rudi Suprianto untuk mengecek ke kediaman pelaku dan melihat kondisi kehidupannya dan apa sebab sampai melakukan pencurian.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved