Hari Kartini, Cerita Perawat Perempuan Tiap Hari Merawat Pasien Covid-19: Minta Doa dari Orangtua
Hari ini, 21 April, diperingati sebagai hari RA Kartini. Ini kisah perawat perempuan yang merawat pasien Covid-19.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Hari ini, 21 April, diperingati sebagai hari Kartini.
Tokoh yang menjadi inspirasi bagi banyak perempuan Indonesia.
Satu di antaranya Aca (bukan nama sebenarnya), perawat perempuan yang setiap hari bertemu dengan pasien Covid-19.
Dia bertugas di rumah sakit yang berada di Ibu Kota Jakarta.
Kepada TribunJakarta.com, perempuan berusia 25 tahun ini menceritakan pengalamannya selama merawat pasien Covid-19.
Rasa khawatir terpapar Covid-19 hingga takut membawa dampak bagi keluarga tercinta pun dia alami.
Namun, dia selalu bekerja sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah.
Yaitu mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
"Kadang suka khawatir kalau menjaga pasien. Deg-degan ya ada, cuma saya kan pakai APD lengkap," ujarnya, saat dihubungi, Selasa (21/4/2020).
"Kalau saya, yang penting berdoa, minta doa juga sama orang tua setiap mau berangkat kerja," sambungnya.
Aca mengatakan, tak pernah sekalipun menganggap enteng virus mematikan tersebut.
Hal ini dibuktikan dengan cara selalu mencuci pakaiannya menggunakan karbol, tiap pula berkerja.
Kegiatan tersebut dia lakukan setiap hari.
"Setiap pulang bekerja, saya selalu langsung cuci pakaian dan langsung direndam karbol yang banyak," ujar Aca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/seorang-yang-diduga-perawat-mengenakan-mantel.jpg)