Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Volume Kendaraan di Depok Kembali Meningkat saat Pekan Kedua PSBB

Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Depok sudah memasuki awal pekan kedua

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kondisi Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, pada awal pekan kedua pelaksanaan PSBB, Rabu (22/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Depok sudah memasuki awal pekan kedua.

Namun, kondisi volume kendaraan di jalan raya malah semakin meningkat.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan bahwa sempat terjadi penurunan volume kendaraan pada awal pelaksanaan PSBB.

"Berkenaan dengan pelaksanaan PSBB, berdasarkan hasil pemantauan lalu lintas dari tanggal 15
April sampai dengan 19 April 2020 terjadi penurunan volume kendaraan sebesar 11,43 persen," ujar Dadang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/4/2020).

"Akan tetapi pada tanggal 20 April 2020 terjadi peningkatan kembali volume kendaraan (mobil dan
motor)," timpalnya lagi.

PSBB di Jakarta Utara, Kriminalitas Turun Namun Penyebaran Hoaks Meningkat

Dadang menjelaskan, peningkatan volume kendaraan ini diduga akibat adanya perpindahan jumlah pengguna moda tranportasi kereta listrik ke roda dua dan empat.

Selain itu, masih banyaknya perkantoran di Jakarta yang tidak menerapkan sistem work from home (WFH) bagi para pegawainya, juga menjadi faktor kembali meningkatnya volume kendaraan.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resort Metro Depok mencatat ada 3.300 pelanggaran yang terjadi di Kota Depok selama satu pekan masa PSBB berlangsung.

"Pada masa PSBB ini, rata-rata pelanggaran pengguna jalan dengan tidak menggunakan masker dan sarung tangan," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved