Antisipasi Virus Corona di DKI
Lebih dari 500 Warga Jakarta Selatan Terindikasi Positif Corona Usai Jalani Rapid Test
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhammad Helmi mengatakan pelaksanaan rapid test Covid-19 di wilayahnya masih terus dilakukan.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Muhammad Helmi mengatakan pelaksanaan rapid test Covid-19 di wilayahnya masih terus dilakukan.
Sampai saat ini, jelas Helmi, lebih dari 17 ribu orang di Jakarta Selatan telah menjalani rapid test.
"Yang diperiksa sudah lebih dari 17 ribu, dengan 500 lebih yang terindikasi positif," kata Helmi saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2020).
Sementara itu, Helmi menjelaskan 16 ribu orang lainnya yang menjalani rapid test dinyatakan negatif terinfeksi corona.
• Ngabuburit Ala Bek Persija di Bulan Ramadan: Duel Game Playstation Hingga Jalankan Program Latihan
Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, rapid test dilakukan dari rumah ke rumah kepada mereka yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).
Namun, lanjut dia, ada pula warga yang langsung mendatangi fasilitas kesehatan (faskes).
Beberapa waktu lalu, Kejaksaan Agung RI bersama Sudinkes Jakarta Selatan juga menggelar rapid test Covid-19 secara drive thru.
• Spoiler Manga One Piece 979: Terkuak Tugas dari Kaido ke Flying Six serta Persangingan Luffy dan Kid
Hasilnya, dari 500 orang yang dites, dua di antaranya terindikasi positif Corona. Keduanya merupakan pengemudi taksi dan ojek online.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pmks-yang-dibawa-ke-gor-cengkareng-jakarta-barat-melakukan-rapid-test.jpg)