Virus Corona di Indonesia
Update Corona di Depok Rabu 29 April 2020: ODP 2.857, PDP 1.095 Positif 264 Kasus
Dari data terbaru tersebut, angka kasus terkonfirmasi positif corona terus meningkat dan kini totalnya sudah ada 264 orang
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok kembali merilis informasi terbaru berupa data perkembangan Covid-19.
Dari data terbaru tersebut, angka kasus terkonfirmasi positif corona terus meningkat dan kini totalnya sudah ada 264 orang.
“Terkonfirmasi positif berjumlah 264 orang, sembuh 33 orang, dan 18 orang meninggal dunia,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, dalam keterangan tertulis resminya, Rabu (29/4/2020).
Untuk diketahui, akhirnya jumlah pasien sembuh melampaui jumlah pasien meninggal dunia sejak adanya wabah Covid-19 di Kota Depok.
Selanjutnya, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) pun terus bertambah jumlahnya dibandingkan hari kemarin.
• Kabar Baik! Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Meningkat Signifikan
• Kelurahan Pluit Usulkan Tiga Lokasi Rumah Isolasi Pasien Positif Covid-19
Hari ini, total PDP di Kota Depok berjumlah 1.126 orang dengan rincian 410 diantaranya sudah dinyatakan selesai pengawasan, dan 716 lainnya masih dalam pengawasan.
Sementara itu,angka kematian kategori PDP pun kini sudah berjumlah 52 orang.
“Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 52 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI,” tambahnya.
Terakhir, peningkatan juga terjadi pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang kini totalnya mencapai 2.908, dengan rincian 1.206 diantaranya sudah selesai pemantuan, dan 1.702 lainnya masih dalam pemantauan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-atau-covid-19.jpg)