Antisipasi Virus Corona di DKI

Sudin Sosial Jakarta Timur Belum Temukan PMKS Bergejala Covid-19

Staf Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur, Anang mengatakan hingga hari ini tercatat sebanyak 147 PMKS terjaring, 70 sudah dipulangkan

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
PMKS yang dibawa ke GOR Cengkareng, Jakarta Barat melakukan rapid test Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pemprov DKI melakukan berbagai upaya mencegah penularan Covid-19, termasuk menjaring penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Alasannya PMKS cenderung berkumpul di satu tempat dan hidup tak teratur di jalanan sehingga rentan terpapar penyakit, tak terkecuali Covid-19.

Sejak Senin (27/4/2020) Sudin Sosial Jakarta Timur gencar menjaring PMKS yang untuk sementara ditempatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas.

Staf Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jakarta Timur, Anang mengatakan hingga hari ini tercatat sebanyak 147 PMKS terjaring, 70 sudah dipulangkan.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada PMKS yang menunujukkan gejala terjangkit Covid-19. Baik yang sudah dipulangkan dan 58 yang sekarang masih di GOR Ciracas," kata Anang saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (2/5/2020).

Sebelum dibawa ke GOR Ciracas, Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) melakukan pemeriksaan awal terkait Covid-19.

Bila dari pemeriksaan awal ditemukan gejala terjangkit Covid-19, P3S berkoordinasi dengan Sudin Kesehatan Jakarta Timur.

Di GOR Ciracas yang dipersiapkan menampung 100 PMKS, petugas medis kembali melakukan pemeriksaan terkait gejala Covid-19.

Para Bek Persija Nostalgia saat Hadapi Striker Kelas Dunia, Ada Nama Robinho, Kaka Hingga Zlatan

Dokter Positif Corona Isolasi Mandiri, Jalan ke Rumahnya Malah Ditutup Warga: Bukan Mau Menyudutkan

"Ketika ada PMKS yang menunujukkan gejala terjangkit Covid-19 kita koordinasi dengan Sudin Kesehatan untuk dilakukan rapid test. Tapi sampai saat ini belum ada," ujarnya.

Guna mencegah penularan Covid-19, P3S pun kini dibekali alat perlindungan diri (APD) lengkap layaknya yang dikenakan petugas medis.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam mengatakan setiap regu P3S dibekali 1 pasang APD.

"Enggak dikenakan setiap saat, hanya kalau dari pemeriksaan awal misalnya PMKS ini demam. Kita juga bekali dengan thermogun," tutur Abdul.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved