JPO GOR Otista Jakarta Timur Dibuka Lagi, Dilengkapi Lift dan Petugas Khusus
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan GOR Otista, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur mulai dibuka untuk umum setelah proses revitalisasi.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan GOR Otista, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur mulai dibuka untuk umum setelah proses revitalisasi.
Lurah Bidara Cina, Suhartono mengatakan JPO yang direvitalisasi dengan sistem Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut mulai dibuka untuk umum pada Minggu (3/5/2026).
"JPO yang menggunakan lift sudah bisa dibuka atau difungsikan. Operasional lift dibuka dari jam 06.00 WIB sampai jam 22.00 WIB," kata Suhartono di Jakarta Timur, Kamis (6/5/2026).
Pada lift JPO tersebut juga ditempatkan petugas keamanan untuk membantu warga dalam mengoperasikan lift, khususnya para pejalan kaki penyandang disabilitas.
Lantaran JPO GOR Otista sudah beroperasi, maka fungsi penyeberangan pelican crossing di bawah JPO yang sempat digunakan saat proses revitalisasi sebelumnya kini akan ditutup.
"Informasi untuk pelican crossing ditutup. Diimbau untuk warga yang akan melintas jangan lewat bawah karena sudah ditutup rambu-rambunya. Sebentar lagi separator juga ditutup," ujar Suhartono.
Sebelumnya proses revitalisasi JPO GOR Otista dimulai pada September 2025 lalu, selama proses pengerjaan ini warga harus menyeberang melewati pelican crossing di bawah JPO.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Imam A. Nugraha menuturkan proses revitalisasi tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja (APBD) DKI.
"Terkait revitalisasi JPO Otista ini adalah bentuk CSR dari PT. Essence Indonesia ke Pemprov DKI," tutur Imam.
Warga Mengeluh
Revitalisasi jembatan penyeberangan orang (JPO) GOR Otista, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur dikeluhkan warga.
Berdasarkan aduan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dengan nomor JK2604180084, warga mengeluhkan proses revitalisasi JPO GOR Otista karena hingga kini tidak kunjung difungsikan kembali.
Padahal menurut warga, berdasarkan informasi pengerjaan sebelumnya proses revitalisasi JPO GOR Otista yang dimulai pada September 2025 harusnya sudah beres pada Desember 2025.
"Janjinya selesai pembangunannya Desember. Tapi hingga 7 bulan setelah pembangunan tidak kunjung dibuka untuk umum," kata pelapor dalam aduannya pada aplikasi Jaki, Sabtu (18/4/2026).
Menurut warga belum difungsikannya JPO GOR Otista ini membahayakan para pejalan kaki, karena mereka harus menyeberang melewati pelican crossing di tengah padatnya arus lalu lintas.
Bahkan pelapor menyebut bahwa sudah banyak pejalan kaki yang mengalami kecelakaan lalu lintas tertabrak kendaraan saat melintas pada pelican crossing di depan GOR Otista.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/JPO-GOR-Otista-bolongg.jpg)