Tingkat Kriminalitas di Jakarta Timur Selama PSBB Tidak Menurun

Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan tingkat kriminalitas sebelum dan sesudah PSBB untuk kasus pencurian kendaraan bermotor relatif sama

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi (tengah) saat menunjukkan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan, Senin (4/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditetapkan Pemprov DKI guna mencegah penularan Covid-19 tak memengaruhi kriminalitas di Jakarta Timur.

Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan tingkat kriminalitas sebelum dan sesudah PSBB untuk kasus pencurian kendaraan bermotor relatif sama.

"Sebetulnya angkanya relatif sama, bulan kemarin angkanya juga terjadi 10 (laporan pencurian kendaraan bermotor), bulan ini juga 10," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (4/5/2020).

Namun dia memastikan jajarannya tak mengendorkan patroli rutin mengantisipasi kejahatan jalanan selama masa PSBB.

Dia mencontohkan dua pelaku begal motor di Kelurahan Batu Ampar yang pada Jumat (1/5/2020) tewas ditembak karena melawan.

Keduanya yakni M. Al Rouf Anwar yang merupakan napi Lapas Kelas II-A Cibinong baru bebas karena program asimilasi dan Kabrani.

"Sekarang sudah kita amankan para pelaku Curanmor di tiga lokasi, yang dua kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku menggunakan senjata api," ujarnya.

Hasil Tes Swab Penumpang KRL Rampung Hari Ini, Mereka yang Positif Akan Dijemput Tenaga Medis

Selesai Pandemi, RS Darurat Covid-19 di Lapangan Bola Simprug Akan Dibongkar

Kasus pencurian kendaraan bermotor yang pelakunya juga berhasil diringkus yakni di satu minimarket Jalan Jengki, Kelurahan Kebon Pala, Kamis (30/4).

Serta di Jalan Otista, Kelurahan Bidara Cina pada Jumat (1/5), namun seorang pelaku atas nama Ridho alias Denba kabur dan kini buron.

Dalam satu pekan terakhir jajaran Polrestro Jakarta Timur juga berhasil mengamankan menggagalkan dua aksi rencana tawuran di Kecamatan Cipayung.

Total 13 remaja yang kedapatan sedang nongkrong dan menanti kedatangan kelompok musuh diamankan karena menenteng sejumlah senjata tajam.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved