Lockdown Bikin Gadis Kirgizstan Terjebak di Bali: Cinlok dengan Pemandu Wisata, Ini Kisahnya
Gadis Kirgizstan bernama Kurbanbaeva Aiperi (19) terjebak di Bali. Namun insiden itu malah membuat dirinya jatuh cinta dengan pemandu wisata.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM - Gadis Kirgizstan bernama Kurbanbaeva Aiperi (19) terjebak di Bali.
Sebab Aiperi belum bisa melanjutkan studinya di China lantaran lockdown yang diberlakukan negara tirai bambu tersebut.
Alhasil, Aiperi harus tinggal lebih lama di Bali selama pandemi Covid-19.
Selama terjebak di Bali, Ia pun bertemu dengan pemandu wisata yang merupakan warga Bandar Lampung, Edo Junaidi (35).
Hubungan itu berlanjut hingga tercipta benih cinta diantara keduanya .
Aiperi bertemu dengan Edo saat traveling ke Bali pada Januari 2020 lalu.
"Sebenarnya tidak berencana lama (di Bali), hanya traveling dan surfing saja," kata Aiperi ditemui di kediaman Edo di Kelurahan Sukaraja, Bandar Lampung, Rabu (6/5/2020) petang.
Aiperi merupakan mahasiswi salah satu universitas di China.
Kedatangannya ke Bali karena tertarik dengan pesona keindahan alam dan pantainya.
"Saya liburan ke Bali, karena suka pantai, bagus pantai-pantainya," kata Aiperi dalam bahasa Inggris.
Namun, kebijakan lockdown oleh pemerintah China membuat liburan yang hanya direncanakan satu bulan itu menjadi lebih lama.
Semua penerbangan dari dan ke China dibatalkan.
Di tengah kegalauannya tak bisa pulang ke China, Aiperi berinteraksi akrab dengan Edo, pemandu wisata asal Bandar Lampung yang dikenalnya.
Benih-benih cinta mulai bersemi selama interaksi tersebut.
Perhatian Edo selama di Bali menumbuhkan ketertarikan Aiperi terhadap sosok Edo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/edo-junaidi-35-dan-pacarnya-gadis-kyrgyzstan-rabu-652020.jpg)