Jeffry Perkosa dan Mutilasi Pacarnya di Rumah, Terkuak Sang Ibu Bantu Masukan Jasad Korban ke Kardus
Kasus pembunuhan seorang wanita muda bernama Elvina sempat mengemparkan warga Komplek Cemara Asri.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan seorang wanita muda bernama Elvina sempat mengemparkan warga Komplek Cemara Asri, Jalan Duku, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2020) malam .
Jenazah Elvina ditemukan dengan kondisi sangat mengenaskan di dalam kardus, di rumah seorang pria bernama Jeffry alias J.
Tubuh wanita yang bekerja di salon pengantin itu, termutilasi dan mengalami luka bakar serius.
TONTON JUGA
Mulanya Elvina diduga dibunuh oleh mantan kekasihnya Michael alias M.
• Viral Pemulung Asal Depok Bagi-bagi Sembako, Deni Sanusi Ungkap Ceritanya: Tangan Diatas Lebih Baik
Michael sempat dikira membunuh Elvina di rumah temannya, Jeffry lantaran sakit hati hubungannya dengan sang mantan kekasih tak memperoleh restu.
Dugaan tersebut terjadi karena Michael ditemukan pingsan disamping jasad Elvina, pria bertubuh tambun itu juga menuliskan surat ungkapan cinta terhadap sang mantan.
Namun Polrestabes Medan berhasil mengungkapkan fakta mengejutkan.
• Videonya yang Tapi Bohong Viral di Medsos, Ferdian Paleka Tahan Tangis Ungkap Fakta: Itu Hoax
TONTON JUGA
Pembunuhan sadis Elvina rupanya didalangi oleh Jeffry, yang juga melibatkan Michael dan ibu kandungnya .
Jeffry yang mengaku berstatus sebagai kekasih Elvina, membunuh karena hendak diputus cintanya oleh korban.
• Siasat Sadis Jeffry Bunuh Kekasih Karena Tak Terima Korban Ingin Putus, Sempat Rencana Buang Mayat
Hal ini diungkapkan tersangka saat digiring oleh polisi menuju jeruji tahanan Jumat (8/5/2020) di Markas Polrestabes Medan.
"Karena dia mau akhiri hubungan saya dengan Elvina. Karena dia mau putuskan hubungan saya dengan dia. Hubungan saya statusnya pacaran bang," cetusnya.

• Lihat Kondisi Kolam Renang Ruben Onsu, Ivan Gunawan Sontak Sewot: Baru Punya Nih, Jadi Gak Ngerti
Kapolrestabes Medan, Kombes Johnny Eddizon Isir mengungkapkan sebelum membunuh Elvina, rupanya Jeffry mencoba untuk memerkosa korban.
"Motifnya sejauh ini masih kita dalami, rencana juga masih kami dalami. Awalnya karena tersangka J ditolak ketika bersetubuh dan mendorong korban pingsan, kemudian membunuh korban," ungkapnya saat konfrensi pers di Polrestabes Medan, Jumat (8/5/2020).
Ia menyebutkan bahwa Jefri, Michael, dan TS ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pra rekonstruksi.
"Kejadian terjadi pada Rabu 6 Mei 2020 sekitar pukul 13.30 WIB di rumah tersangka J di Jalan Duku No.40 Komplek Cemara Asri," ucap Isir.
• Sebut Ruben Onsu Diam-diam Punya Helikopter, Ivan Gunawan Ungkap Bukti: Gua Udah Gak Bisa Dikibulin
"Setelah kita lakukan pra rekonstruksi, untuk tersangka kita tetapkan sebanyak 3 orang yaitu pria berinisial J 22 tahun, warga Komplek Cemara Asri. Tersangka M 22 tahun beralamat di Medan Tembung dan TS berumur 56 tahun orangtua dari tersangka J pekerjaan ibu rumah tangga warga komplek Cemara Asri," tuturnya.
Isir menyebutkan kronologi kejadian dimana korban Elvina dikontak oleh pelaku J untuk datang ke rumahnya di Jalan duku No 40 komplek Cemara Asri, Percut Sei Tuan.
Kemudian sesampainya di rumah, tersangka J hendak memperkosa korban namun menolak hingga akhirnya dianiaya hingga pingsan dan disetubuhi di dalam kamar mandi.

• Viral Video Preman Maki dan Bentak Polisi, Ekspresinya Langsung Berubah saat Diciduk: Minta Maaf Aku
"Kronologis kejadian, secara singkat dimana saudara J mengontak korban untuk datang ke rumahnya. Lalu korban mengkontak M untuk mengantarkan ke rumah J. Lalu tersangka J mengajak korban untuk bersetubuh, namun salam prosesnya korban menolak, lalu tersangka J membenturkan kepala korban di kamar mandi selanjutnya tersangka J bersetubuh dengan korban dalam kedadaan pingsan," ungkap Isir.
Lalu, usai menyetubuhi korban, tersangka J membunuh korban dengan cara ditikam.
Dan dimana tersangka M ikut membantu membeli minyak untuk membakar korban dan membantu memasukkan korban dalam kardus.
Hal tersebut dilakukan J dan M demi menghilangkan jejak pembunuhan.

• Kesal Lihat Prank Ferdian Paleka, Tangis Nikita Mirzani Ngobrol Bareng 3 Waria: Mereka Punya Hati
"Kemudia tersangka J mengambil pisau dan menikam atau menusuk korban yang pingsan. Lalu ada upaya membakar korban, dimana peran dari tersangka M yaitu membeli minyak bensin. Lalu ikut membantu di dekat kamar mandi," tuturnya.
Bahkan, Isir membeberkan bahwa pelaku J sempat menyayat perut dan memotong lengan korban.
Mengetahui tingkah bejat sang putra, TS justru berusaha menutupinya.
TS membantu J memasukkan jasad korban ke dalam kardus.
"Tersangka J mengambil parang dari dapur, lalu memotong lengan kanan korban. Lalu tersangka TS mengambil kardus dari gudang dan kemudian tersangka J dan TS membantu memasukkan ke dalam Kardus," jelas Isir.
• Ngobrol dengan 3 Waria hingga Sempat Dilabrak Preman, Nikita Mirzani Beri Sembako dan Uang Segepok
"Peran dari Ibu tersangka TS adalah berupaya untuk menghilangkan jejak dari pembunuhan yang dilakukan oleh anaknya. Juga ikut membantu saat memasukkan korban ke dalam kardus," terang isir.
Michael Diintimidasi Jeffry dan TS
Tersangka Michael mengaku mendapat intimidasi dari dua tersangka lainnya dalam kasus pembunuhan terhadap mantan pacarnya.
Saat digiring menuju sel tahanan, Michael menuturkan, dirinya diancam oleh Jeffry dan ibunya, TS.
Michael diminta mengakui pembunuhan tersebut dilakukan sendiri.
Ia pun menyebutkan diancam akan dibunuh oleh tersangka Jeffry.
"Saya mau diancam sama dia (Jeffry) dibunuh bang, makanya saya tulis suratnya dan akui membunuh korban," jelasnya kepada Tribun.
Kapolrestabes Medan, Kombes Johnny Eddizon Isir menegaskan tersangka Michael diintimidasi oleh pelaku Jeffry dan TS, untuk mengakui bahwa dirinya yang melakukan pembunuhan.
"Sehingga tersangka M menulis surat pernyataan di atas kertas dan mencoba meminum obat nyamuk untuk meyakinkan seluruh rangkaian kejadian tersebut dilakukan oleh tersangka M tanpa melibatkan orang lain," jelas Isir.