Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

WNI yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari Luar Negeri Akan Menjalani Tes PCR

WNI yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dari luar negeri akan menjalani pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) Covi

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Penutupan gerbang 2 dan 4 keberangkatan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk memperketat pengawasan Virus Corona menggunakan Thermo Gun oleh petugas, Kamis (19/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dari luar negeri akan menjalani pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19.

Pasalnya, PT Angkasa Pura II akan langsung menjalankan pemeriksaan tersebut di kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Hal di atas merupakan bentuk implementasi dari Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/313/2020 tentang Protokol Kesehatan Penanganan Kepulangan WNI dan Kedatangan WNA dari Luar Negeri di Pintu Masuk Negara dan di Wilayah Pada Situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Surat edaran itu dimaksudkan untuk dilakukan protokol kesehatan pemeriksan rapid test atau PCR kepada penumpang.

Edaran Kemenkes: Penumpang dari Luar Negeri Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dibawa ke Asrama Haji

"Kita akan melakukan cek Covid-19 melalui proses PCR. Seluruh fasilitas sesuai dengan SOP kesehatan pun juga sudah kita siapkan, tinggal nanti kita tunggu arahan kapan penerapannya," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin saat konferensi pers secara online, Selasa (13/5/2020).

Nantinya, WNI yang datang dari luar negeri akan langsung diarahkan ke gedung khusus bukan ke area terminal kedatangan internasional.

Awaluddin mengatakan, hal itu bertujuan untuk mencegah penyabaran Covid-19 saat proses pemeriksaan PCR berlangsung.

"Terisolasi alias tidak bercampur dengan penumpang lain untuk melalukan tes. Hal ini guna menghindari adanya penyebaran virus, ditambah cara ini juga mencegah penumpukan pada saat proses pemeriksaan melalui PCR," ucap Awaluddin.

Tidak hanya ke gedung khusus, Angkasa Pura II juga mempunyai sejumlah opsi untuk menghindari penumpukan penumpang.

Seperto langsung melakukan pemeriksaan PCR di apron.

Kemudian, sesudah melalukan PCR melalui swab, para WNI akam diangkut menggunakan kendaraan khusus menuju Asrama Haji Pondok Gede.

"Nanti sesudah dites, WNI itu dibawa ke Pondok Gede menggunakan angkutan khusus untuk menunggu hasilnya. Dan skenario ini pun kita lakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang ada," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved