2 Kakak Kandung Pembunuh Adik di Bantaeng Terancam Hukuman Mati: Begini Pendapat Sosiolog

Rahman dan Darwin membunuh RO karena 'siri' malu karena korban berhubungan intim dengan sepupunya

TribunBantaeng.
Polres Bantaeng, mengamankan satu keluarga di Kampung Katabung, Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (9/5/2020) malam 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTAENG- Dua kakak beradik Rahman bin Darwis (30) dan Anto bin Darwin Darwis (20) terancam hukuman mati karena membunuh adik mereka, RO (16).

Diberitakan sebelumnya, Rahman dan Darwin membunuh RO karena 'siri' malu karena korban berhubungan intim dengan sepupunya.

Sosiolog berpendapat kasus pembunuhan tersebut bukanlah murni untuk menegakkan adat melainkan ada motif lain. Simak selengkapnya:

1. Dua kakak kandung korban terancam hukuman mati

Rahman dan Anto tega membunuh RO dengan menggorok lehernya terancam hukuman mati.
Ancaman tersebut diungkapkan, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).

“Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara sampai yang tertinggi hukuman mati,” ujar Wawan.

Wawan menjelaskan, pasal yang disangkakan kepada kedua tersangka yakni Pasal 80 Ayat (3), Pasal 76c UU RI No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 340 Juncto Pasal 338  KUHP Juncto Pasal 55, 56 KUHP.

“Yang menentukan nanti adalah hasil persidangan, apakah akan ditetapkan pasal tentang perlindungan anak berarti hanya 15 tahun. Tapi jika di pengadilan menetapkan pidana  pembunuhan berencana maka ditetapkan hukuman mati,” tuturnya.

2. Bukan Murni Penegakan Adat

Ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol (DOUG MENUEZ/GETTY IMAGES)

Pembunuhan terhadap seorang gadis remaja yang diawali dengan kesurupan massal dan penyanderaan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan menggemparkan warga.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved