Siswi NF Korban Pelecehan

Sang Ayah Amat Terpukul, Dua Saudara yang Diajak Kerja Ternyata Perkosa NF: Merasa Kecolongan

Ayah NF merasa amat terpukul tatkala tahu putrinya tidak hanya menjadi pelaku pembunuhan APA (5), tetapi juga menjadi korban pencabulan 2 saudaranya.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo memperlihatkan buku catatan milik remaja 15 tahun yang bunuh bocoh 6 tajun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Ayah NF merasa amat terpukul tatkala tahu putrinya tidak hanya menjadi pelaku pembunuhan APA (5), tetapi juga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh dua saudaranya sendiri. 

NF, terpaksa merahasiakan tindakan percabulan dua kerabat dan pacarnya selama empat bulan yang membuatnya kini hamil 3,5 bulan.

Sejak Oktober 2019-Februari 2020 NF dicabuli sebanyak 16 kali, sembilan kali dilakukan F, empat oleh R, dan tiga oleh pacarnya A (25).

F dan R yang berprofesi jadi kuli bangunan dan tinggal menumpang di rumah NF masih memiliki hubungan keluarga dengan ibu tiri NF.

Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat mengatakan hubungan keluarga membuat itu NF memilih bungkam sebagai korban.

"Kalau itu diceritakan anak itu khawatir hubungan bapak dan ibu tirinya terganggu. Jadi dia kesulitan untuk menceritakan," kata Harry di Balai Rehabilitasi Anak Handayani, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2020).

Fakta Pria Nekat Kepruk Kepala Ibu & Balita Hingga Tewas, Pelaku Emosi Korban Tak Mau Ceraikan Suami

Nahas keputusan siswi SMP kelas IX menutupi perbuatan biadab dua kerabatnya itu justru membuat dia kian menderita.

Pasalnya R dan F tinggal menumpang di rumah NF, mereka leluasa mencabuli tanpa membuat orang tua NF yang sibuk bekerja curiga.

"Dia tertekan, sementara dia harus cerita ke siapa. Bapaknya (NF) sangat menyesal, merasa kecolongan atas kelakuan saudaranya, sesama pekerja yang dia bawa," ujarnya.

Harry meminta masyarakat tak hanya NF sebagai sosok keji pembunuh APA (5) yang merupakan teman mainnya sendiri.

Rumah NF (15), remaja pembunuh tetangganya masih dipasang garis polisi, Senin (9/3/2020).
Rumah NF (15), remaja pembunuh tetangganya masih dipasang garis polisi, Senin (9/3/2020). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Menurutnya tindakan yang dilakukan NF akumulasi dari penderitaan sebagai korban pencabulan dari dua kerabat dan pacarnya sendiri.

Terlebih A memiliki kelainan seksual, sewaktu mencabuli A mengikat NF sebagaimana gambar wanita disiksa karya NF.

"Di saat melakukan itu (membunuh APA) yang terpikir, terbayang kelakuan dari tersangka. Yang telah melakukan kekerasan, ancaman, bahkan pornografi," tuturnya.

Ingat Gambar Wanita Terikat Karya Remaja Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar? Ini Makna Sebenarnya

NF Tersangka Sekaligus Korban

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved