Antisipasi Virus Corona di Tangerang

19 Anggota Keluarga di Pakuhaji Ikuti Rapid Test, 2 Balita Dinyatakan Reaktif

Dari hasil rapid test tersebut, delapan orang dari 19 dinyatakan reaktif Covid-19 dan dua diantaranya masih balita

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/dokumentasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang
Rapid test yang dilakukan pada 19 anggota keluarga di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PAKUHAJI - Santer terdengar belasan anggota keluarga di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang menjalani rapid test massal.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menjelaskan memang ada 19 anggota keluarga di desa tersebut yang menjalani rapid test.

"Berita yang beredar di medsos itu benar, 19 anggota keluarga di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji dilakukan rapid test oleh Puskesmas Sukawali," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Hendra menjelaskan alasan 19 anggota keluarga tersebut dilakukan rapid test oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, setelah dilakukan tracing, ada satu anggota keluarga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia karena Covid-19 pada Jumat (14/5/2020) lalu.

Korban sudah dimakamkan di TPU Desa Buni Ayu Kecamatan Suka Mulya pada tanggal (15/5/20) secara protokol Covid-19.

Dari hasil rapid test tersebut, delapan orang dari 19 dinyatakan reaktif Covid-19 dan dua diantaranya masih balita.

"Rencana delapan orang yang reaktif akan di rawat, empat orang termasuk balita dan ibunya di RSU Tangerang, dan empat orang anggota lainnya dirujuk di rumah singgah penangangan Covid-19 di Griya anabatic," terang Hendra.

Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menginstruksikan Camat Pakuhaji agar berkoordinasi dengan puskesmas dan RSUD Pakuhaji.

Berjualan Selama PSBB, Pemkot Jakpus Tegakan Aturan Ini, Bikin Jera Pedagang

Bersama TNI, Polres Metro Jakarta Pusat Tertibkan Pedagang Pasar Tanah Abang

Keluarga Klarifikasi Info Tak Benar Terkait Meninggalnya Perawat Ari Puspita: Mohon Dihapus

Instruksi berupa melakukan tracing rapid test kepada orang yang pernah melakukan kontak fisik dengan almarhum korban Covid-19 dan lingkungan keluarga pasien.

"Saya instruksikan kepada pak Camat Pakuhaji agar berkoordinasi dengan puskesmas dan RSUD Pakuhaji untuk rapid test lagi selain 19 anggota keluarga terutama terhadap lingkungan keluarga pasien dan beberapa orang yang pernah kontak dengan almarhum," ucap Zaki dalam keterangannya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved