Breaking News:

Penggerebekan Gang Royal

Gang Royal Buka saat Bulan Suci Ramadan di Tengah Pandemi, 34 PSK Diamankan

Hasilnya, polisi mengamankan puluhan orang yang sebagian di antaranya adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK).

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Para PSK yang diamankan dari Gang Royal saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Polres Metro Jakarta Utara menggerebek lokalisasi Gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara, di tengah penerapan PSBB DKI Jakarta serta di momen bulan Ramadan.

Hasilnya, polisi mengamankan puluhan orang yang sebagian di antaranya adalah para Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, total ada sebanyak 34 PSK yang diamankan dari Gang Royal dari penggerebekan dini hari tadi.

"Jumlah PSK yang ada di sana ada 34 orang," kata Budhi dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (20/5/2020).

Puluhan PSK tersebut diamankan dari lima kafe prostitusi yang ada di Gang Royal, antara lain Kafe Sekar Wangi, Kafe Andani, Kafe Dur, Kafe Endang, dan Kafe Arema.

Bahkan, dari puluhan PSK tersebut, polisi mendapati dua di antaranya masih di bawah umur.

"Dua di antaranya adalah anak-anak yang masih di bawah umur. Perempuan jenis kelaminnya," ucap Budhi.

Selain para PSK, polisi juga mengamankan empat orang lainnya yang kini sudah dijadikan tersangka.

Empat orang tersebut terdiri dari pengelola kafe, pekerja kafe, dan pelanggan PSK di bawah umur.

"Jadi ada empat tersangka yang kami tetapkan dalam pelanggaran tindak pidana baik tindak pidana baik TPPO (tindak pidana perdagangan orang) maupun KUHP," jelas Budhi.

Keempat orang tersangka masing-masing berinisial R, UP, AJ, dan RD.

Mereka ditetapkan tersangka atas dugaan tindak pidana perdagangan anak di bawah umur.

Akibat perbuatannya, dua tersangka ini dijerat pasal 76 jo 83 UU 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto pasal 2 ayat 1 dan 2 UU nomor 1 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

"Terhadap mereka ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," ucap Budhi.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved