Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kelabui Petugas, Dua Bus Dengan Stiker Palsu Angkut Pemudik Dikandangkan di Satpas SIM Daan Mogot

Dua bus pariwisata turut diamankan saat operasi mudik ilegal jelang Lebaran Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah, Rabu (20/5/2020) malam.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Bus pariwisata menggunakan stiker palsu untuk mengelabui petugas saat angkut pemudik. Bus ini dikandangkan bersama 1 bus dan 93 minibus yang digunakan sebagai travel gelap di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Dua bus pariwisata turut diamankan saat operasi mudik ilegal jelang Lebaran Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah, Rabu (20/5/2020) malam.

Kini, kedua bus tersebut sudah dikandangkan di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, bersama 93 minibus yang digunakan sebagai travel gelap.

Parahnya, dua unit bus itu menggunakan stiker dan barcode palsu untuk mengelabui petugas.

Satu bus menggunakan stiker palsu yang ditempel di kaca depan bus.

Stikter itu bertuliskan bahwa bus tersebut merupakan angkutan AKAP terbatas dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 lengkap dengan logo Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Sementara satu bus lainnya menggunakan stiker barcode yang juga ditempel di kaca depan.

"Ini dipastikan palsu, karena pada dasarnya kami tidak menggunakan stiker semacam ini,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2020).

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya akan memanggil PO kedua bus tersebut sebelum memberikan sanksi.

"Karena mereka membawa penumpang diluar trayek saja ini sudah melanggar, apalagi ini," kata Sambodo.

Sambodo menuturkan, hingga hari ini selama 24 hari Operasi Ketupat, sudah ada 377 kendaraan travel gelap yang ditahan dengan mengagalkan 2.225 pemudik yang tetap nekat menuju kampung halaman.

Ia menyebut malam tadi merupakan puncak arus mudik ilegal jelang Lebaran tahun ini.

"Tadi malam dengan sekitar 4 jam saja, kami mulai sekitar jam 8 malam sampai dengan Pukul 24.00 WIB, kami berhasil mengamankan 95 unit kendaraan terdiri dari dua unit bus, 40 minibus, serta 53 unit kendaraan pribadi seperti Luxio, APV, dan sebagainya dengan mengagalkan 719 pemudik," ujarnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved