Antisipasi Virus Corona di DKI

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Beberkan Data Pelanggar PSBB, Ribuan Tempat Usaha Masih Bandel

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, menjelaskan pihaknya mencatat sebanyak 3.534 tempat usaha di Ibu Kota melanggar aturan PSBB

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Petugas Satpol PP Jakarta Pusat saat membubarkan PKL di trotoar sekitaran Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja membeberkan data pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, menjelaskan pihaknya mencatat sebanyak 3.534 tempat usaha di Ibu Kota melanggar aturan PSBB.

"Sampai saat ini penindakan pelanggaran tempat usaha, ada 3.524," kata Arifin, saat dihubungi, Kamis (21/5/2020).

Selain itu, Satpol PP DKI pun mencatat 17 industri pabrik dan 32 tempat kerja melanggar aturan PSBB.

"17 industri pabrik dan 32 kantor tempat kerja (melanggar PSBB)," jelas Arifin.

Dia melanjutkan, bentuk pelanggaran per orangan berupa tak mengenakan masker dan berkerumunan sebanyak 6.711 orang.

"Per orangan yang tidak mengenakan masker dan berkerumun 6.711," ungkap Arifin.

Cerita Dokter saat Merawat Pasien Covid-19, Tidak Ada Libur Hingga Harus Tahan Rindu pada Keluarga

"Sanksi kerja sosial masyarakat ada 1.281 orang dan teguran tertulis sebanyak 8.314 orang," tambahnya.

Satpol PP DKI juga telah menyegel 445 tempat usaha yang masih beraktivitas selama PSBB.

"Sanksi yang sudah diberikan segel aktivitas kegiatan usaha ada 445. Sementara pengenaan sanksi denda ada 242 (tempat usaha)," jelas Arifin.

"Data ini kami kolektifkan secara keseluruhan mengenai pelanggaran baik itu pelanggaran di sektor usaha, per orangan, pabrik, itu kami sudah gabungkan," tuturnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved