Sisi Lain Metropolitan

Melihat Lebih Dekat Panti Sosial Bina Laras, Berkenalan dengan Novi dan Saritem, ODGJ yang Ramah

Saritem, yang nama aslinya Nur Komalasari, mengaku sudah berusia 36 tahun. Ia setidaknya masih bisa saya ajak berbicara.

TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Saritem bersama ODGJ lainnya pada Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Menjelang Lebaran, Media Tribunnews bekerjasama dengan kitabisa.com menyalurkan donasi berupa obat-obatan kepada sejumlah panti sosial di Ibu Kota.

Wartawan TribunJakarta, saya dan Pebby Adhe Liana mendapatkan tugas untuk membantu memberikan bantuan tersebut. 

Bersama wartawan senior Yulis Setyawan dan Yogi Gustaman, kami menyambangi Panti Sosial Bina Laras 2 (PSBL) yang berada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Begitu pintu gerbang terbuka, seorang pria langsung menyapa saya.

"Selamat Lebaran bapak," ujarnya ramah sambil tersenyum.

Satrio wartawan TribunJakarta.com, berfoto bersama Saritem di Panti Sosial Bina Laras 2 di Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (22/5/2020).
Satrio wartawan TribunJakarta.com, berfoto bersama Saritem di Panti Sosial Bina Laras 2 di Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (22/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA)

Saya agak kikuk dengan ucapan tersebut. Sebab, lebaran masih menyisakan dua hari lagi. Sementara dia berbicara tanpa ragu.

Setelah memasuki kantor pelayanan sambil membawa obat-obatan, saya pun baru tersadar bahwa sejak dari awal masuk saya sudah bertemu dengan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ramah.

Kepala Satuan Pelaksana Pembinaan panti, Riyanto mengatakan mereka yang berada di panti ini merupakan orang yang masuk dalam kategori ODGJ. 

Mereka ditemukan hidup menggelandang tanpa keluarga. 

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved