Persiapan New Normal di Jabodetabek

Kota Tangerang Tengah Bersiap Terapkan New Normal, Begini Kondisinya

Pemerintah Kota Tangerang sedang menggodok persiapan menghadapi the new normal di wilayahnya untuk berdamai dengan Covid-19.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat melakukan rapat terkait penerapan the new normal di Kota Tangerang, Selasa (26/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang sedang menggodok persiapan menghadapi the new normal di wilayahnya untuk berdamai dengan Covid-19.

Hal tersebut untuk mengantisipasi berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga yang akan berakhir pada 31 Mei 2020 mendatang.

Presiden Joko Widodo pun sudah lama melayangkan wacana the new normal untuk Indonesia agar berdamai dengan virus yang berasal dari Wuhan tersebut.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengakui sedang mempersiapkan the new normal di wilayahnya sekaligus memperkenalkan ke masyarakat di Kota Tangerang.

"Kalau kebijakan new normal akan dilaksanakan sekarang, mulai dipersiapkan dan disosialisasi agar masyarakat benar benar bisa disiplin secara mandiri," kata Arief saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Untuk menegakkan the new normal, pihaknya akan melakukan razia bersama Satpol PP Kota Tangerang dan menyebar di seluruh pelosok.

Tidak hanya di daerah check point yang sebelumnya tersebar di Kota Tangerang untuk mengawasi jalannya PSBB.

"Labih sporadis, engga hanya di check point supaya masyarakat bisa lebih disiplin lagi," sambung Arief.

Untuk konsep the new normal, lanjut dia, tidak jauh berbeda dengan penerapan PSBB sebelum-sebelumnya.

Besok, Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana Kasus Narkoba Secara Virtual

Jelang Tahun Ajaran Baru, Simak Petunjuk Teknis PPDB 2020 dan Jadwal Masuk Sekolah dari Kemendikbud

Masyarakat akan tetap beraktivitas seperti biasa dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan yang selama ini selalu dilakukan saat di luar rumah.

"Tetap beraktivitas seperti biasa, sekolah, berdagang, dan lain sebagainya. Yang membedakan harus melaksanakan dalam arus lingkup protokol Covid-19, jadi jaga jarak pakai masker, penyemprotan disinfektan di ruang publik," terang Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved