Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Pemeriksaan SIKM Masih Dilakukan Setelah 7 Juni

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan, pihaknya bakal tetap melakukan pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan ( Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan, pihaknya bakal tetap melakukan pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) setelah tanggal 7 Juni 2020.

Untuk diketahui, 7 Juni sendiri merupakan batas akhir aturan terkait pengaturan perjalanan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dalam rangka pencegahan Covid-19.

Syafrin menyebut, pemeriksaan SIKM masih dilalukan dengan mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 47/2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"SIKM masih wajib dimiliki, ketentuan kepemilikan SIKM merujuk pada Pasal 7 Pergub Nomor 47/2010," ucapnya dalam siaran tertulis yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (29/5/2020).

IGI Minta Tahun Ajaran Baru Diundur Januari, Kemendikbud Tegaskan 13 Juli: Bukan Membuka Sekolah

Meski bakal tetap melalukan pengecekan SIKM setelah 7 Juni mendatang, namun pemeriksaan hanya akan dilalukan di perbatasan Jakarta dengan wilayah Bodebek.

Hal ini tentu berbeda dengan operasi SIKM yang dilalukan saat ini hingga 7 Juni mendatang, dimana pemeriksaan dilalukan di perbatasan Jabodetabek dengan daerah lain.

"Jadi, setelah 7 Juni pengecekab kami tarik mundur, yaitu dilakukan di perbatasan wilayah administrasi Jakarta dengan Bodebek," ujarnya.

Merujuk pada Pergub 47/2020, Syafrin menyebut, setelah tanggal 7 Juni, kriteria pemegang SIKM masih tetap sama,

SIKM berlaku bagi orang yang bekerja di 11 sektor yang masih diperbolehlan beroperasi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

"Sehingga, untuk masyarakat di luar 11 sektor tersebut dilarang keluar/masuk Jakarta," kata Syafrin.

Pembuatan SIKM dapat dilalukan secara online melalui situs corona.jakarta.go.id yang telah terintegrasi dengan sistem perizinan JakEvo milik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP).

Penutupan Gerai dan SIM Keliling di Kota Tangerang Diperpanjang Sampai Akhir Juni 2020

Kemudian, DPMPTSP yang akan menerbitkan SILM secara elektronik dalam bentu QR-Code.

Berikut sejumlah syarat pengajuan SIKM :

1. Suart pengantar RT RW;
2. Surat keterangan sehat;
3. Surat keterangan bekerja di jakarta (SIKM berulang);
4. Surat perjalanan dinas dari kantor;
5. Pas foto berwarna;
6. KTP yang sudah discan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved