Lebaran 2020

Terima 7.666 Pengajuan SIKM, Pemprov DKI Hanya Setujui 1.422 Pemohon

4.550 permohonan telah ditolak, 598 masih menunggu validasi, dan 1.096 belum diproses.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Seorang penumpang yang baru tiba di Stasiun Gambir diperiksa kepemilikan SIKM oleh anggota Satpol PP Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Usai lebaran 2020, permohonan pembuatan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta masih terus meningkat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat, hingga Kamis (28/5/2020) malam sekira pukul 18.52 WIB, sudah ada 7.666 orang yang mengajukan permohonan pembuatan SIKM.

Dari jumlah tersebut, hanya 1.422 pemohon yang telah mendapatkan SIKM.

"Hingga semalam sudah ada 7.666 orang yang mengajukan SIKM dan yang sudah kami terbitkan ada 1.422," ucap Sekretaris DPMPTST Iwan Kurniawan, Jumat (29/5/2020).

Sementara itu, sebanyak 4.550 permohonan telah ditolak, 598 masih menunggu validasi, dan 1.096 belum diproses.

Iwan menjelaskan, sebagian besar permohonan yang ditolak lantaran belum memenuhi syarat administrasi, seperti surat pernyataan sehat yang belum ditandatangani ataupun alamat email pemohon dan penjamin sama.

"Bila sudah melengkapi syarat administrasi, bisa kembali mengajukan permohonan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Adapun waktu atau durasi pembuatan SIKM ini sangat tergantung dari proses validasi penjamin.

"Paling cepat 2 menit saja sudah jadi dan paling lama durasi validasi 17 jam. Tapi rata-rata 8 jam," kata Iwan.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved