Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bukti Anies Tak Pandang Bulu, Segini Besaran Dana Apresiasi TGUPP setelah Dipangkas 25 Persen

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meluruskan Kebijakan Pemprov DKI Jakarta memberikan tunjangan hari raya (THR) secara penuh kepada TGUPP.

Kompas.com/Jessi Carina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno bersama lima anggota TGUPP bidang pencegahan korupsi bernama Komite Pencegahan Korupsi di Balai Kota, Rabu (3/1/2018). Komite ini diketuai oleh Bambang Widjojanto. KOMPAS.COM/JESSI CARINA 

TRIBUNJAKARTA.COM - Soal tunjangan hari raya yang diberikan secara penuh kepada Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menuai pro dan kontra.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun meluruskan informasi yang berkembang, karena meributkan soal THR yang dibayarkan penuh untuk anggota TGUPP.

Menurut Saefullah, TGUPP bukan mendapat THR, melainkan uang apresiasi.

Ia memastikan jumlah uang apresiasi itu dipangkas sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 514 Tahun 2020 Tentang Rasionalisasi dan Penundaan Hak Keuangan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Mereka dibayarkan ada satu yang namanya apresiasi. Apresiasi diberikan menjelang hari raya begitu. Bukan (THR), tapi apresiasi," ucap Saefullah saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Alami Kecelakaan Tunggal di Tengah Ancaman Pembunuhan, Yunarto Wijaya: Orang Menyimpulkan Kayak Aneh

Dalam Kepgub itu disebutkan hak keuangan TGUPP dirasionalisasi (dipangkas) sebesar 25 persen dan ditunda sebesar 25 persen.

Contohnya, Ketua TGUPP DKI Amin Subekti memiliki hak keuangan Rp 50 juta maka setelah dipangkas dan ditunda tersisa Rp 25 juta.

Sedangkan pembayaran sisanya sebesar Rp 12,5 juta masih ditunda.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah saat ditemui di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

"Besaran setelah dirasionalisasi sesuai Kepgub," kata Saefulah.

Saefullah menjelaskan, hak keuangan TGUPP tersebut telah dipangkas sejak April 2020.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta
Editor: Kurniawati Hasjanah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved