Breaking News:

324 Kendaraan Pribadi Diputar Balik dan 13 Mobil Travel Diamankan di Depok, Ini Pelanggarannya

Sebanyak 13 mobil travel dan 324 kendaraan pribadi diputar balik oleh petugas gabungan Kota Depok.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah (tengah) didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj (kedua dari kiri) menunjukan barang bukti yang diamankan dari hasil patroli biru, Selasa (2/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Sebanyak 13 mobil travel dan 324 kendaraan pribadi diputar balik oleh petugas gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Depok.

"Disini kami mengamankan sekitar 13 kendaraan travel yang ingin masuk Jakarta, yang diputar balik ada 324 kendaraan," kata Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, di Polrestro Depok, Pancoran Mas, Selasa (2/6/2020).

Azis berujar, ratusan kendaraan tersebut terjaring patroli biru, yang mana diketahui bahwa kegiatan tersebut merupakan usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Seperti kita ketahui bahwa bagian memutus mata rantai virus corona adalah mengawasi dan membatasi pergerakan lalu lintas warga dari satu daerah ke daerah lain agar virus tidak menyebar lebih luas lagi," tambahnya.

Azis menjelaskan, ratusan kendaraan yang diputar balik ini menyalahi aturan surat izin keluar masuk (SIKM).

Sementara belasan mobil travel yang diamankan, terbukti menyalahi trayek hingga menipu petugas dengan menggunakan plat hitam.

"Beberapa kendaraan yang berplat hitam menyalahi PSBB, Perwal Nomor 36 tahun 2020 dan juga mnyalahi UU Lalu Lintas Nomor 2 tahun 2009 tepatnya melanggar Pasal 308," tuturnya.

"Menyalahi aturan trayek dimana ancamannya adalah kurungan 2 bulan atau denda Rp 500 ribu," timpalnya lagi.

Desak Anies Segera Terapkan New Normal, Politikus PDIP Ungkap Kas Daerah Terganggu Selama PSBB

Ikuti Aturan Pemerintah Terkait PSBB, Masjid Istiqlal Pastikan Belum Dibuka untuk Umum

Azis menuturkan, para pelanggar ini juga mencoba mengelabui petugas dengan menggunakan jalur tikus.

"Mereka ini mencoba mengelabui kami, melewati jalur-jalur tikus tidak melewati Pantura tapi melambung dulu melewati Sukabumi, Cianjur, Jonggol, dan ketika akan masuk Bogor mereka belok lagi tapi kita sudah memasang anggota disana dan patroli," bebernya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved