Pembatalan Ibadah Haji 2020

Keberangkatan 2.048 Jemaah Calon Haji Asal Kabupaten Tangerang Ditunda Sampai 2021

Sebanyal 2.048 calon jemaah haji tahun 2020 asal Kabupaten Tangerang gagal berangkat ke Tanah Suci tahun.

Tribunnews/Bahauddin/MCH2019
Ilustrasi: Suasana jemaah haji gelar upacara bendera memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Syisyah, Makkah, Sabtu (17/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebanyak 2.048 calon jemaah haji tahun 2020 asal Kabupaten Tangerang gagal berangkat ke Tanah Suci tahun.

Sebab, Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 494 Tahun 2020 menegaskan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun 2020.

Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang, Dedi Mahpudin menjelaskan, calon jemaah haji tertunda keberangkatannya tetap akan diberangkatkan pada tahun 2021.

Tentunya dengan persyaratan yang harus terpenuhi seperti selesainya pandemi Covid-19.

"Calon jemaah haji tetap berangkat tahun depan selama tidak dibatalkan oleh yang bersangkutan, karena pembatalan itu bisa saja terjadi," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (3/6/2020).

Sebab, pembatalan bisa saja terjadi bila jemaah calon haji meninggal dunia, sakit berkepanjangan dan sebagainya.

Kendati demikian, Kemenag Kabupaten Tangerang memastikan para jemaah calon haji dapat mengambil kembali uang mereka bila diinginkan.

"Itu bisa dibatalin dan uangnya ditarik kembali," sambung Dedi.

Pasalnya, alasan pembatalan haji 2020 oleh Pemerintah Arab Saudi berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved