Breaking News:

New Normal: Grab Pasang Partisi Plastik di Tiap Armada, Penumpang Bisa Batalkan Order Tanpa Denda

Jelang penerapan New Normal, operator aplikasi super app, Grab melakukan sejumlah aturan tambahan demi kenyamanan penumpang dan pengemudi.

dok. Grab Indonesia
New Normal: Grab Pasang Partisi Plastik di Tiap Armada, Penumpang Bisa Batalkan Order Tanpa Denda 

Tak hanya itu, Russell Cohen menjelaskan, penumpang dan mitra pengemudi dapat membatalkan perjalanan apabila persyaratan masker tidak dipenuhi.

Para mitra pengemudi dan mitra pengiriman Grab diwajibkan untuk menggunakan masker setiap kali mereka melakukan perjalanan dengan platform Grab.

Foto-foto Istri Eks Sekretaris MA Nurhadi yang Ikut Ditangkap KPK, Punya Jabatan Tak Sembarangan

Kebijakan yang sama akan berlaku untuk penumpang di negara-negara di mana menggunakan masker di area publik merupakan kewajiban.

Jika salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra pengemudi dan penumpang dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai.

Pada saat pembatalan pengemudi atau penumpang bisa memilih "pengemudi/penumpang tidak memakai masker (driver/passengers did not wear a mask) sebagai alasan pembatalan.

Apa Pesan Penting yang Harus Diingat dari Cerita Pesta Balon? Ini Kunci Jawaban Kelas 1-3 SD TVRI

Para pengendara ojek online Grab mengantre masuk untuk menukarkan atribut Gojek pada Jumat (16/11/2018).
Para pengendara ojek online Grab mengantre masuk untuk menukarkan atribut Gojek pada Jumat (16/11/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

"Grab tidak akan memberikan denda untuk alasan pembatalan ini. Grab juga telah memperbarui fitur penilaian dan tanggapan serta Pusat Bantuan dalam aplikasi dengan opsi baru untuk pelaporan terkait kesehatan dan kebersihan," imbuh Russell.

Fitur ini memungkinkan  pengguna untuk memberikan tanggapan kepada Grab apabila mitra pengemudi terlihat tidak sehat atau tidak menggunakan masker selama perjalanan.

Atta Halilintar Niat Cicil Beli Rumah Aurel Hermansyah, Ini Respon Menohok Ashanty: Pusing Deh Ini!

Penerapan New Normal di DKI Jakarta

 Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah ruang publik seperti pasar hingga prasarana transportasi pada awal penerapan new normal atau kenormalan baru.

Meskipun demikian, polisi bersama TNI dan Pemprov DKI masih mendiskusikan terkait jumlah personel yang akan disiagakan di ruang publik. 

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved