Breaking News:

Pembatalan Ibadah Haji 2020

Tertunda ke Tanah Suci, Calon Jamaah Haji Asal Kota Depok Minta Uang Pelunasan Dikembalikan

Kementerian Agama telah memutuskan untuk membatalkan haji tahun ini. Di Kota Depok, Jawa Barat, ada 1.646 calon jamaah haji yang terkena imbasnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Direktur Utama PT Safarah Ziarah Haramain, Habib Idrus Al Ghadri, saat dijumpai wartawan di kediamannya, Rabu (3/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Kementerian Agama telah memutuskan untuk membatalkan haji tahun ini. Di Kota Depok, Jawa Barat, ada 1.646 calon jamaah haji yang terkena imbasnya.

Buntutnya, para calon jamaah haji ini pun meminta kembali (refund)uang pelunasan yang telah disetorkan.

Hal tersebut, disampaikan oleh Direktur Utama PT Safarah Ziarah Haramain, Habib Idrus Al Ghadri, saat dijumpai wartawan di kediamannya.

 “Sebagian minta dikembalikan, tapi harus juga ada mekanisme yang jelas. Artinya dari pihak yayasan hanya membantu pengajuan ke Depertemen Agama wilayah,” ujar Habib Idrus di kediamannya di kawasan Situ Rawa Besar, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (3/6/2020).

Nining Yuningsih, Bendahara PSI Kota Depok Ini Tetap Aktif Bernyanyi dan Berkarya Menulis Lagu

Meski b egitu, Habib Idrus berujar para jamaahnya pun bisa mengerti dan memaklumi kondisi yang terjadi saat ini akibat pandemi Covid-19.

 “Ya kalau kita konfirmasi ke semua jamaah, ya jamaah memaklumi ya karena kondisi yang memang kayaknya tidak memungkinkan jamaah untuk melaksanakan ibadah haji dari segi kesehatan,” katanya menambahkan.

Ihwal jamaah yang meminta uang pelunasan dikembalikan, nominalnya adalah sebesar Rp 11 juta.

“Yang bisa diambil kembali ini Rp 11 juta-an atau uang sisa pelunasan. Jadi kan setoran awal jamaah itu sebesar Rp 25 juta, kemudian uang pelunasannya Rp 11 juta. Nah uang yang Rp 11 juta ini yang bisa dikembalikan, kalau meminta semua dikembalikan, artinya yang bersangkutan batal haji,” katanya.

Habib Idrus berujar, ada 172 jamaahnya yang tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci Mekah.

Bicara imbas pandmei Covid-19 yang berujung batalnya ibadah haji dan umrah, Habib berujar pihaknya mengalami kerugian yang cukup banyak.

PSSI dan Klub Peserta Sepakat Lanjutkan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020

“Ya mungkin kalau bicara rugi, semua rugi. Saya jujur, turun drastis. Kita kemarin umrah Maret batal. Untungnya jamaah enggak minta duit kembali. Kalau dikembalikan, bayangin 1.650 dolar dikalikan 42 orang. Jamaah gak membatalkan, kita menunggu aja. Kalau pemerintah buka, ya kita ikutin,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved