Breaking News:

Warga Jakarta Dilarang Keluar Kota

Terminal Pulo Gebang Masih Berlakukan SIKM untuk Syarat Keberangkatan Penumpang

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta masih memberlakukan surat izin keluar masuk (SIKM) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Suasana di area keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (27/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta masih memberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Kepala Terminal Pulo Gebang Bernard Pasaribu mengatakan meski mulai tanggal 8 Juni 2020 terminal sudah beroperasi 24 jam, SIKM tetap berlaku.

"Sekarang operasional sudah normal, tapi untuk penumpang tetap harus punya SIKM," kata Bernard saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (8/6/2020).

Penerapan SIKM sebagai syarat penumpang ini mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 47 tahun 2020 yang sudah berlaku sebelumnya.

Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Pulo Gebang, Afif Muhroji menuturkan SIKM berlaku karena status bencana urung dicabut.

"SIKM masih diberlakukan sebelum status bencana non alam Covid-19 dicabut," ujar Afif.

Protokol pencegahan penularan Covid-19 penggunaan masker, dan jumlah penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas kursi juga masih berlaku.

Namun perusahaan otobus (PO) AKAP yang melayani keberangkatan penumpang tak lagi dibatasi seperti saat larangan mudik berlaku.

"Semua PO AKAP bisa beroperasi, tapi tetap memberlakukan protokol kesehatan dan wahid SIKM," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved