Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Petahana Diuntungkan Jika Pilkada Tangerang Selatan Digelar Tanpa Kampanye Terbuka

Adi Prayitno, mengatakan bahwa Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) akan menguntungkan petahana jika dilaksanakan tanpa kampanye terbuka.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilkada 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengatakan bahwa Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) akan menguntungkan petahana jika dilaksanakan tanpa kampanye terbuka.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada serentak 2020 tengah dipersiapkan.

Pada draft yang sudah diuji publik, PKPU melarang kampanye terbuka, termasuk kampanye akbar, rapat umum dan sosialisasi tatap muka.

Hal itu demi menghindari penularan Covid-19 pada setiap tahapan pesta demokrasi itu.

Menurut Adi, kampanye terbuka adalah ajang mengenalkan diri para kandidat kepada masyarakat termasuk memaparkan visi misi.

Perkara popularitas mungkin bukan masalah besar bagi petahana.

Namun bagi calon baru, mereka harus berdarah-darah mengenalkan diri demi mengerek popularitas dan elektabilitas

"Yang diuntungkan ya tentu petahana yang memiliki elektabilitas yang sudah memadai," ujar Adi melalui sambungan telepon, Rabu (10/6/2020).

Setidaknya, saat ini ada tiga sosok bakal calon wali kota Tangsel yang paling gencar sosialisasi dan paling besar kansnya untuk maju pada Pilkada: Benyamin Davnie, Muhamad dan Siti Nur Azizah.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved