Sopir Truk Ekspedisi Tewas saat Mengendarai di Jalan Tol Cikampek, Polisi: Korban Sesak Nafas

Budi Santoso (48), sopir satu perusahaan ekspedisi meninggal di Truk Colt Diesel yang dikemudikannya saat melaju di Jalan Tol Halim- Cikampek.

Penulis: Bima Putra | Editor: Suharno
Dokumentasi Polsek Makasar
Jajaran Polsek Makasar saat proses olah TKP di mobil tempat Budi Santoso (48) tewas di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Budi Santoso (48), sopir truk satu perusahaan ekspedisi meninggal di Truk Colt Diesel yang dikemudikannya saat melaju di Jalan Tol Halim- Cikampek tepatnya di Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020).

Kapolsek Makasar Kompol TF. Hutagaol mengatakan Budi diduga meninggal karena sakit karena sebelumnya mengeluh masuk angin dan sesak nafas.

"Korban dalam perjalanan dari Pluit menuju Bandung. Sebelum jalan sempat mengeluh sakit, tapi tetap melanjutkan perjalanan," kata Hutagaol saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020).

Saat melaju di kilometer 00-600 wilayah Kelurahan Halim Perdanakusuma, Budi yang mengemudikan mobil seorang diri kembali mengeluh sakit.

Dia memberi isyarat ke rekan seprofesinya, Dudung (36) dan Wawan Rusmana (38) yang saat kejadian berkendara di belakang Budi.

Video Viral Oknum ASN Minta Biaya Supaya KTP Cepat Jadi, Simak Permendagri Lamanya Pembuatan KTP

"Karena merasa sakit korban meminta bantuan ke temannya untuk mengambil alih kemudi. Tapi enggak lama temannya ini melihat nafas korban makin sesak," ujarnya.

Mendapati kondisi Budi memburuk, Hutagaol menuturkan Dudung yang saat kejadian mengambil alih kemudi lalu menepikan mobil.

Dia menghubungi PT Jasa Marga guna meminta bantuan ambulans, nahas sebelum tim medis tiba Budi lebih dulu meregang nyawa.

Taman Impian Jaya Ancol Bakal Buka Kembali Tanggal 20 Juni 2020, Siap-siap Ada Diskon Khusus

"Keterangan petugas ambulans saat tiba di lokasi korban sudah meninggal dalam keadaan telentang di jok depan. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati," tuturnya.

Hutagaol menyebut dari pemeriksaan sementara tak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh Budi, namun pihaknya masih menunggu hasil Visum.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved