Gelar Unjuk Rasa, Puluhan Mahasiswa UNAS Bakar Ban di Depan Kampus
Unjuk rasa Mahasiswa di depan Universitas Nasional (UNAS), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih berlangsung.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Unjuk rasa Mahasiswa di depan Universitas Nasional (UNAS), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih berlangsung.
Pantauan TribunJakarta.com, Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB, puluhan Mahasiswa kini mulai melakukan pergerakan.
Mereka membakar ban tepat di depan gerbang kampus. Asap hitam pun terlihat membumbung.
Puluhan Mahasiswa juga telah berdiri dari duduknya.
Mereka berteriak, meminta pihak kampus keluar dan memenuhi tuntutannya.
Unjuk rasa ini merupakan buntut dari pemanggilan 27 mahasiswa oleh Komisi Disiplin UNAS.
Salah satu perwakilan aksi Dendi Se mengatakan, mulanya 27 mahasiswa tersebut menyampaikan aspirasi di media sosial terkait biaya pendidikan sambil menyertakan tagar #UNASGAWATDARURAT.
Menurut dia, UNAS hanya memberikan potongan sebesar Rp 100 ribu dan tidak semua mahasiswa mendapatkannya.
Padahal, lanjut dia, pihak kampus memiliki pendapatan hingga Rp 76 miliar.
"Potongan Rp 100 ribu hanya untuk 10 ribu mahasiswa, dan jumlah mahasiswa adalah 13 ribu," ujar dia.
"Ketika kawan-kawan menyampaikan aspirasinya di media sosial, menuntut kampus transparan, kawan-kawan dinyatakan melanggar UU ITE," tambahnya.
Selain itu, Dendi menuturkan 27 mahasiswa yang dipanggil Komdis juga mendapatkan intimidasi.
"Kawan-kawan dipaksa menandatangani surat pernyataan berupa DO, dan tidak diperbolehkan terlibat dalam gerakan apa pun," tutur Dendi.
Tuntut Keringanan Biaya Pendidikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/puluhan-mahasiswa-unas-membakar-ban-di-depan-gerbang-kampusnya.jpg)