Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Kadishub DKI: Lalu Lintas Jakarta Saat PSBB Transisi Masih di Bawah Normal

Kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan ibu kota masih kondusif selama sepekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan Syagrin Liputo saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan ibu kota masih kondusif selama sepekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Bahkan, ia mengklaim kepadatan lalu lintas di masa transisi masih di bawah normal.

"Berdasarkan evaluasi kami kondisi lalu lintas dari perhitungan kami dibandingkan masa normal masih di bawah rata-rata ya," ucapnya, Jumat (12/6/2020).

Tak hanya itu, ia juga mengatakan, kondisi transportasi umum di DKI masih kondusif meski ada pembatasan jumlah penumpang dan para pekerja/karyawan kembali beraktivitas di kantor sejak 8 Juni lalu.

"Jumlah penumpang di seluruh moda angkutan sampai saat ini juga masih kondusif," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta.

Terkait dengan rencana pembukaan kembali sejumlah mal pada 15 Juni mendatang, Syafrin menyebut, pihaknya akan kembali mengevaluasi kondisi lalu lintas dan transportasi umum bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal ini dilalukan agar seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik dan protokol kesehatan tetap dapat diterapkan di transportasi umum.

"Minggu depan kembali kami akan lakukan evaluasi rutin dan hasilnya akan kami laporkan ke gubernur," kata Syafrin.

Seperti diketahui, sejumlah ruas jalan di ibu kota kembali mulai dipadati kendaraan dalam beberapa hari terakhir

Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang mengizinkan 50 persen pekerja/karyawan kembali beraktivitas di kantor sejak 8 Juni 2020 lalu.

Imbasnya, Jakarta kembali dikepung macet, khususnya di pagi hari saat jam berangkat kerja dan sore hari saat jam pulang kantor.

Terkait dengan hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi saat bekerja lantaran dinilai lebih aman dibandingkan transportasi umum.

Penjahat Ganjal ATM Berulah di Sawangan, Jimat Kain Merah Jadi Modal Untuk Selamat

Adegan Sinetron Boneka Hello Kitty Direbus Sempat Buat Geger, Penulis Skrip Akhirnya Beri Penjelasan

Langkah Mudah Perpanjangan SIM Via Online, Tidak Ribet dan Tidak Perlu Pakai Antrean

Hal ini disampaikan Anies saat meninjau pelaksanaan PSBB masa transisi di titik integrasi MRT-KRT-TransJakarta-Kereta Bandara di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

"Sejauh ini, jumlah penumpang kendaraan umum masih amat rendah. Bisa dibilang tidak padat," ucapnya, Senin (8/6/2020).

"Lalu lintas yang lebih padat karena lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved